Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Rangkaian Haul Masyayikh yang dirangkai Gebyar Maulid di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabilunnajah Simo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, resmi dimulai Rabu (12/8/2026) pagi dengan dibukanya Bahtsul Masail PCNU Bojonegoro.
Tampak hadir Rais Syuriah PCNU Bojonegoro KH. Ahmad Maimun Syafi'i, Katib Syuriah KH. Hilmi Al Jumadi, Ketua PCNU dr. Kholid Ubed, Pengurus Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU, sejumlah pengurus harian, serta peserta bahtsul masail.
[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]
Perwakilan dari Ponpes Sabilunnajah Simo, Kiai Abd. Rohman mengucapkan terima kasih kepada semua undangan yang hadir di pondok, apalagi langsung yang bersangkutan Rais Syuriah, Katib dan Ketua PCNU Bojonegoro.
"Kehormatan bagi Ponpes Sabilunnajah Simo dihadiri beliau-beliau, terima kasih semuanya," kata Gus Dur, panggilan akbar bapak satu putri yang juga menjabat Kepala MTs Plus Sabilunnajah Simo tersebut.
Gus Dur menambahkan, jika peserta yang konfirmasi hadir selain dari LBM PCNU Bojonegoro, MWC NU se Kabupaten Bojonegoro dan perwakilan Ponpes se eks Karesidenan Bojonegoro.
Sementara itu Ketua PCNU Bojonegoro, dr. Kholid Ubed memberikan apresiasi atas terselenggaranya bahtsul masail di Ponpes Sabilunnajah Simo. Sebab, kegiatan seperti ini bisa ikut serta menangkal informasi-informasi yang kurang baik di media sosial.
"Terima kasih LBM NU Bojonegoro yang sudah konsisten menggelar bahtsul masail secara berkelanjutan. Apalagi, tema yang diangkat kekinian," tegasnya.
Seperti diketahui, ada tiga masalah yang dibahas ketika Bahtsul Masail di rangkaian haul di ponpes yang diasuh da'i kondang KH. Anwar Zahid tersebut. Yakni tentang nilai pengembalian hutang, dilema pernikahan janda dan masalah ketiga terkait status ihram orang yang meninggalkan thawaf ifadhah. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published