Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Bojonegoro menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX di Dewarna Hotel, Jl. Veteran No. 55, Sukorejo, Bojonegoro, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 122 anggota itu menjadi agenda lima tahunan untuk memilih ketua dan menyusun kepengurusan baru organisasi.
Acara dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono. Turut mendampingi dalam prosesi tersebut Ketua Umum BPD Gapensi Jawa Timur Muhammad Syarifudin, Ketua BPD Gatensi Jawa Timur H. Muhamad Hadi Sumarsono, Ketua BPC Gapensi Bojonegoro Yudi Wahumaniaji, serta tamu kehormatan H. Samsul Huda dan H. Sudirman.
Hadir pula Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas PU Cipta Karya, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta sejumlah mitra kerja dan undangan.
Usai membuka acara, Bupati Setyo Wahono menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai asosiasi jasa konstruksi demi meningkatkan kualitas pembangunan di Bojonegoro.
"Ada tingkatan-tingkatannya. Kita terus membangun sinergi, kolaborasi, dan kerja sama baik dengan Gapensi maupun seluruh perkumpulan konstruksi lainnya. Harapannya kita mendapatkan masukan, sementara para pengusaha konstruksi juga mampu meningkatkan kualitas pekerjaan, kualitas SDM, dan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi," ujar Setyo Wahono.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan memberikan dukungan melalui regulasi maupun proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, seluruh pihak juga harus memiliki semangat yang sama dalam mencari solusi terbaik bagi pembangunan daerah.
"Support-nya melalui regulasi dan proses perencanaan. Yang ketiga, kita harus sama-sama punya semangat yang sama untuk mencari solusi terbaik agar pembangunan di Bojonegoro menjadi lebih baik," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua BPC Gapensi Bojonegoro, Yudi Wahumaniaji, mengatakan Muscab merupakan agenda rutin lima tahunan untuk memilih ketua dan membentuk struktur kepengurusan baru.
"Muscab ini agenda lima tahunan terkait pemilihan ketua dan struktur organisasi. Mudah-mudahan ke depan Gapensi bisa terus ikut mewarnai pembangunan di Bojonegoro," katanya.
Menurut Yudi, Gapensi merupakan asosiasi jasa konstruksi tertua sekaligus memiliki jumlah anggota terbanyak di Bojonegoro. Karena itu, pengurus memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan agar anggotanya memperoleh kesempatan lebih luas dalam proyek pembangunan daerah.

"Menjadi beban kami sebagai pengurus bagaimana anggota bisa mendapatkan porsi pekerjaan di Bojonegoro. Kalau bisa porsi penunjukan langsung (PL) lebih banyak diberikan kepada kontraktor lokal sehingga rekanan daerah bisa lebih terakomodasi," ujarnya.
Ia menjelaskan, kontraktor lokal sering kali kesulitan bersaing pada proyek yang menggunakan mekanisme lelang karena persaingan harga yang sangat ketat.
"Kalau lelang kita sering terbentur aturan dan banting-bantingan harga. Harapan kami, proyek-proyek tertentu yang memungkinkan bisa lebih banyak melibatkan rekanan lokal," jelasnya.
Yudi juga mengapresiasi komitmen Bupati Setyo Wahono yang mendorong keterlibatan kontraktor Bojonegoro dalam proyek-proyek sektor minyak dan gas (migas).
"Pidato Pak Bupati tadi membuat kami semakin semangat. Beliau mendorong agar rekanan Bojonegoro bisa berpartisipasi di proyek oil and gas. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar kontraktor lokal memiliki kesempatan lebih besar terlibat di sektor tersebut," pungkasnya. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published