100 PCNU dan PWNU Masih Terkendala SK Jelang Muktamar ke 35
Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU di Ponpes Tambakberas, Prof Mohammad Nuh

Reporter: Nidhomatur, MR

blokBojonegoro.com - Sampai saat ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyebut masih ada sekitar 100 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang terkendala surat keputusan (SK) menjelang Muktamar ke-35 NU. 

Hal itu disampaikan Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU di Ponpes Tambakberas, Prof Mohammad Nuh. Diterangkan jika sebagian besar persoalan administrasi tersebut muncul karena masa berlaku SK kepengurusan baru berakhir dalam waktu dekat. 

[Baca Juga: WISATA DAN KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]

"Tidak sampai 100 saya kira yang terkendala SK. Sudah kita selesaikan di tim panel 180-an. Masih ada pendatang baru yang memang habisnya belakangan," kata Nuh di Kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya beberapa hari lalu.

Ditambahkan, kalau PBNU tengah memetakan organisasi mana yang cukup memperoleh perpanjangan SK dan mana yang masih memiliki waktu untuk menyelenggarakan Konferensi Wilayah (Konferwil) atau Konferensi Cabang (Konfercab). "Kita punya kriteria mana PC atau PW yang perlu cukup diperpanjang saja, atau nanti karena masih ada waktu bisa melaksanakan konferensi baik wilayah maupun cabang," terangnya.

[Baca Juga: BUTUH KARANGAN BUNGA TERBAIK DAN KIRIM CEPAT, DI BLOKEMBANG https://www.blokbojonegoro.com/2025/09/15/pesan-bunga-hidup-untuk-karangan-bunga-bojonegoro-di-blokembang-saja-85669.html]

Prof Nuh yang juga menjabat Syuriah PBNU itu membantah anggapan bahwa penerbitan SK digunakan untuk memengaruhi dukungan kepada calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar mendatang. Menurutnya, setiap penerbitan SK didahului dengan proses penyelesaian persoalan organisasi di tingkat cabang maupun wilayah. 

"Ratusan persoalan terkait SK telah diselesaikan melalui mekanisme yang ada. Sehingga dari yang hebohnya katanya banyak SK enggak selesai, itu sudah ratusan yang kita selesaikan," tegas Prof Nuh. 

Seperti diketahui, perhelatan akbar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada 27–31 Agustus 2026 mendatang. Persiapan di lapangan tengah dikebut oleh Panitia Lokal (Panlok). [lis/mad]