Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Kesehatan menjadi hal yang tidak pernah dianggap sepele oleh Harsono (55), warga Desa Prigi, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Namun, ia tidak pernah menyangka keluhan sesak napas yang dialaminya akan membawanya pada diagnosis penyakit jantung dan mengharuskannya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Berawal dari sesak napas yang semakin berat, Harsono bersama keluarganya segera mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan medis secepat mungkin. Setibanya di rumah sakit, tim kesehatan langsung melakukan pemeriksaan dan tindakan medis sesuai kondisi yang dialaminya.
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan secara intensif, dokter menyatakan bahwa Harsono menderita penyakit jantung yang membutuhkan perawatan dan pengobatan lebih lanjut.
“Ketika dokter menyampaikan bahwa saya mengalami penyakit jantung, tentu saya cukup kaget. Tetapi saya juga merasa bersyukur karena sudah terdaftar sebagai peserta JKN,” ungkap Harsono, Senin (13/7/2026).
Harsono mengaku manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) langsung dirasakannya sejak awal mendapatkan pelayanan kesehatan. Mulai dari pemeriksaan, tindakan medis, hingga perawatan yang dijalani berjalan sesuai kebutuhan medis tanpa kendala berarti.
Menurutnya, jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan menjadi dukungan penting bagi dirinya dan keluarga di tengah kondisi kesehatan yang menurun.
“Yang paling saya syukuri adalah seluruh biaya berobat dijamin penuh oleh BPJS Kesehatan. Dengan JKN, kami merasa lebih aman karena saat sakit tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan yang besar,” katanya.
Tak hanya merasakan manfaat pembiayaan kesehatan, Harsono juga memberikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan manajemen RSUD Sumberrejo yang dinilainya telah memberikan pelayanan profesional dan penuh perhatian selama masa perawatan.
Ia menilai seluruh petugas rumah sakit memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan tidak membedakan pasien JKN dengan pasien lainnya.
“Keramahan petugas serta kecepatan pelayanan yang diberikan membuat saya merasa nyaman selama menjalani masa pengobatan. Saya juga menilai pelayanan yang diberikan tidak membedakan pasien JKN dengan pasien lainnya,” ujarnya.
Pengalaman tersebut membuat Harsono semakin yakin bahwa Program JKN memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, khususnya saat menghadapi penyakit maupun kondisi darurat yang membutuhkan biaya pengobatan besar.
Di akhir pertemuan, ia berharap layanan JKN terus berkembang dan semakin mudah diakses oleh masyarakat luas. Ia juga mengajak warga yang belum terdaftar untuk memanfaatkan program tersebut sebagai bentuk perlindungan kesehatan bagi diri sendiri dan keluarga.
“Semoga ke depan layanan JKN semakin baik dan semakin mudah diakses oleh masyarakat. Saya juga berharap semakin banyak warga yang memanfaatkan program ini karena manfaatnya benar-benar saya rasakan sendiri,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published