Ramadhan Pendidikan Berdampak di SMKN 5 Bojonegoro, Spiritualitas dan Produktivitas Dikuatkan

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Bulan suci Ramadhan dimaknai sebagai momentum penguatan karakter dan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. Hal ini terlihat dalam penerapan program Ramadhan Pendidikan Berdampak di SMK Negeri 5 Bojonegoro.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro, Hidayat Rahman melalui Kasi SMK, Unsa Hudiana menjelaskan bahwa pembelajaran di bulan Ramadhan pada dasarnya tetap berjalan dengan berbagai metode.

"Pada umumnya dilaksanakan beberapa cara, di antaranya kegiatan secara mandiri yaitu di tempat ibadah, keluarga dan masyarakat, dan juga dilaksanakan pembelajaran di sekolah," ujarnya.

Menurutnya, konsep tersebut diterjemahkan dalam Ramadhan Pendidikan Berdampak dengan empat pilar utama, yakni menguatkan spiritualitas, meningkatkan produktivitas, menebar kepedulian, serta mendorong inovasi.

"Ramadhan bukan alasan untuk melambat, tapi momentum untuk memberi manfaat lebih luas," tegas Unsa.

Penerapan empat pilar itu tampak nyata di SMKN 5 Bojonegoro. Plt. Kepala SMKN 5 Bojonegoro, Molyono, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa Ramadhan dijadikan ruang pembentukan karakter sekaligus penguatan kompetensi siswa.

"Ramadhan kami jadikan momentum untuk membentuk karakter religius, meningkatkan keterampilan vokasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial siswa. Jadi bukan sekadar kegiatan seremonial," jelasnya.

Dalam aspek spiritualitas, sekolah menggelar Ramadhan Opening pada 23 Februari–2 Maret dengan sholat dhuha berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan kultum motivasi. Siswa juga dibiasakan membaca Al-Qur’an atau khotmil Qur’an selama 15–30 menit sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan Sumatif Tengah Semester pada 3–9 Maret tetap diiringi pembiasaan sholat dhuha, doa bersama, serta sholat dhuhur berjamaah. Sedangkan Pondok Ramadhan pada 10–12 Maret diisi kajian adab bermedia sosial dalam Islam, fiqih praktis ibadah harian, dan tadarus bersama.

Di bidang produktivitas, siswa mengikuti Ramadhan Review dengan meringkas inti sari ceramah agama atau menulis buku harian Ramadhan. Melalui program Vokasi Berkah, siswa juga mengikuti workshop desain dan pencetakan kartu ucapan serta amplop Hari Raya Idulfitri karya mandiri.

"Inilah ciri khas SMK. Anak-anak tetap produktif, berkarya, dan menghasilkan produk yang bernilai," tambah Molyono.

Semangat inovasi turut dikembangkan melalui Creative Dakwah berupa lomba desain poster digital ucapan Ramadhan, konten vlog pendek, hingga pembuatan karya kaligrafi. Sementara kepedulian sosial diwujudkan lewat Eco-Takjil pada 13 Maret dengan pembagian takjil ramah lingkungan sebagai kampanye zero plastic, serta kegiatan Zakat dan Sosial pada 14 Maret berupa penyerahan zakat fitrah dan bakti sosial membersihkan fasilitas umum di sekitar sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Ramadhan di SMKN 5 Bojonegoro tidak hanya menjadi momen peningkatan ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran yang aktif, kreatif, dan berdampak bagi lingkungan sekitar. [feb/mad]