Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Kekalahan Jakarta Pertamina Enduro saat melawan Jakarta Livin Mandiri di lanjutan Proliga 2026 Putaran 2 Seri Bojonegoro, Jumat (13/2/2026) kemarin sore, karena banyak faktor. Serengan lebih banyak bertempu pada Wilma Salas dan Yana Shcherban.
[Baca Juga: WISATA KULINER DI BOJONEGORO JAWA TIMUR YA D'KONCO CAFE https://www.blokbojonegoro.com/2026/01/19/wisata-kuliner-di-bojonegoro-jawa-timur-ya-dkonco-cafe-saja]
Bermain di hadapan ribuan penonton yang memadati GOR Utama Bojonegoro, akhirnya pertandingan berakhir 1-3 (12-25, 20-25, 25-15, 20-25) untuk Jakarta Livin Mandiri.
Diantara faktor kekalahan Pertamina Enduro terlihat dari banyaknya error yang dilakukan pemain. Sebut saja salah satunya sang megabintang, Megawati Hangestri Pertiwi atau Megatron.
Megatron beberapa kali servisnya tersangkut net, belum lagi spike keras yang menjadi ciri khas dari posisi 2 yang jadi andalannya, kerap terbaca oleh block lawan. Sang raja servis ace, tidak terlihat saat bertanding di GOR Utama Bojonegoro kemarin.
"Megatron tidak bermain seperti sebelumnya. Ketika Seri Malang luar biasa garangnya," kata salah satu penonton dan penggemar Megatron, Mas Sinyo saat ditemui selepas pertandingan usai.
Untuk itu, beberapa masukan tampak diberikan pelatih di pinggir lapangan, agar para pemain meningkatkan konsentrasi dan permainannya di pertandingan selanjutnya. Lawan Megatron Minggu (15/2/2026) siang adalah Jakarta Popsivo Polwan yang akan mati-matian untuk menembus Final Four. Kemarin, Popsivo Polwan berjuang keras mengalahkan Jakarta Electric PLN 3-2.
"Menang kita rayakan bersama, kalah kita hadapi bersama. Percaya pada proses, percaya pada usaha dan yang terpenting percaya pada tim. JPE Friends tetap di belakang kami. Energi kalian selalu berarti," tulis akun official @jpevolley. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published