Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Dampak banjir yang merendam jalur rel kereta api di wilayah Pekalongan berimbas pada perjalanan kereta api dari wilayah Jawa Timur. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya terpaksa membatalkan lima keberangkatan kereta api dari Stasiun Bojonegoro pada Minggu (18/1/2026).
Genangan air di sejumlah titik lintasan rel wilayah Pekalongan membuat prasarana kereta api tidak dapat dilalui secara aman. Kondisi tersebut mendorong KAI melakukan rekayasa pola operasi perjalanan, termasuk pembatalan sejumlah perjalanan KA yang melintasi jalur terdampak.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengungkapkan, keputusan pembatalan diambil setelah dilakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lintas.
“Keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, pembatalan dilakukan untuk menghindari potensi risiko akibat kondisi lintas yang belum memungkinkan dilalui,” ungkap Mahendro.
Selain pembatalan, rekayasa pola operasi juga berdampak pada keterlambatan kedatangan sejumlah kereta api di Stasiun Bojonegoro. Keterlambatan tersebut, berpengaruh pada kesiapan rangkaian kereta untuk keberangkatan selanjutnya, sehingga pembatalan tidak dapat dihindari.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat perubahan pola operasi tersebut,” ucapnya.
Adapun lima perjalanan kereta api yang dibatalkan dari Stasiun Bojonegoro meliputi:
- KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi – Bojonegoro – Gambir
- KA Ambarawa Ekspress relasi Surabaya Pasarturi – Bojonegoro – Semarang Poncol
- KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi – Bojonegoro – Gambir
- KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang – Surabaya Pasarturi – Bojonegoro – Pasarsenen
- KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen – Bojonegoro – Surabaya Pasarturi – Ketapang
"Total jumlah penumpang yang membatalkan dari Stasiun Bojonegoro sebanyak 230 penumpang,” bebernya.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen. Pengembalian dapat dilakukan maksimal 7 hari sejak jadwal keberangkatan, baik melalui loket stasiun maupun Contact Center 121, termasuk melalui layanan call dan VOIP di aplikasi Access by KAI.
“Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran pelanggan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini. KAI Daop 8 Surabaya terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau kondisi jalur secara berkelanjutan demi menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api,” pungkasnya. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published