Bajing Serang Pemukiman, Warga Resah Tidak Bisa Panen Buah
Penampakan hewan yang menyerang tanaman buah-buahan milik warga

Reporter: Muhammad

blokBojonegoro.com - Masyarakat di bantaran sungai Bengawan Solo yang ada di Kabupaten Bojonegoro dibuat resah dengan semakin banyaknya bajing di pemukiman warga. Dampaknya, tanaman buah-buahan jarang bisa dipanen, karena didahului bajing.

Seperti di Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Bajing tampak melompat dan saling berkejaran dari satu pohon ke pohon lainnya. Jumlahnya tidak sedikit, dan seakan tidak takut dengan keberadaan manusia.

"Beberapa tahun belakangan ini, bajing baru menyerbu pemukiman. Sebelumnya bajing ada di tanaman bambu di pinggiran desa, tapi tidak ke pemukiman," kata salah satu warga Syaifurrohman.

Senada dikatakan Makrifah, kalau tanaman buah-buahan warga seperti kelengkeng, mangga dan lain-lain menjadi sasaran empuk. Akibatnya, buah belum tua sudah habis, walaupun telah "diblongsong" namun tetap diserang.

"Capek kita mblongsong, toh juga bajing tetap bisa merusaknya. Bukan itu saja, mereka juga masuk ke rumah-rumah," tegasnya.

Sementara itu salah satu warga Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Yunariyati juga membenarnya. Bajing begitu banyak saat ini dan itu sangat meresahkan warga.

"Yang punya klengkeng, mangga dan tanaman buah lainnya, siap-siap gigit jari, karena kedahuluan bajing. Kalau dulu musuh utama hanya "codot". Sekarang malah bajing musuhnya," pungkas Mbak Yun, panggilan akrabnya. [mad]