Waspada Bencana di Bojonegoro
18 Kejadian di Bulan April, Bojonegoro Tetap Waspada Bencana
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) teruta mengupdate informasi perkembangan seputar kebencaaan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) teruta mengupdate informasi perkembangan seputar kebencaaan.
Ancaman fenomena iklim El Nino dan tren penurunan luas baku sawah nasional, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengambil langkah proaktif dengan mengikuti Gerakan Percepatan Tanam Serempak se-Jawa Timur. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (23/04/2026) ini memadukan inovasi teknologi pertanian dengan pendekatan spiritual sebagai strategi memperkuat ketahanan pangan.
Pemkab Bojonegoro telah mengantisipasi adanya prakiraan musim kemarau panjang. Langkah itu diambil lewat surat edaran (SE) yang dikeluarkan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bernomor 520/531/412.221/2026 per 16 Maret 2026, tentang Antisipasi dan Mitigasi Musim Kemarau 2026 bagi sektor pertanian di wilayahnya. Kondisi musim kemarau di Provinsi Jatim termasuk Kabupaten Bojonegoro, diperkirakan bersifat bawah normal atau lebih kering dari biasanya dengan durasi lebih panjang.
Hidung ternyata merupakan alarm alami bagi tubuh kita. Sehingga menjaga kesehatan hidung menjadi hal penting, terutama mengetahui gelaja gangguan penciuman dan mengatasinya dengan benar.
Masyarakat diminta waspada dengan modus penipuan dengan menggunakan aplikasi WhatsApp dan lain-lain. Terkini, nama Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H yang sekarang menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kajati Sulsel).
Kabupaten Bojonegoro masih harus terus waspada terhadap aneka bencana. Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro, kemarin. Hal itu mengakibatkan satu unit rumah warga di Dusun Kuniran RT 11 RW 03 Desa Kuniran Kecamatan Purwosari mengalami kerusakan berat hingga roboh pada bagian tengah bangunan.
Setiap hujan lebat, bisa dipastikan kilatan petir menyambar-menyambar begitu bergemuruh di langit Kabupaten Bojonegoro. Baru tahun sedemikian dahsyatnya. Sehingga, warga perlu mewaspadainya.
Hujan lebat disertai angin kencang terus mengguyur Kabupaten Bojonegoro belakangan ini. Bahkan, kilatan petir sering meyambar-nyambar.
Sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro terjun ke lapangan setelah untuk menangani rumah rusak di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu. Hujan disertai angin kencang telah mengakibatkan 29 rumah warga rusak ringan hingga berat.
Langkah pencegahan tindak korupsi khususnya gratifikasi berkaitan dengan jabatan, Bupati Bojonegoro Setyo Wanoho menerbitkan dan menetapkan Surat Edaran (SE) tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.