Banyak Pelaku UMKM Belum Manfaatkan Sosmed
Di masa ini banyak tantangan dan ketatnya persaingan harus dihadapai para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro.
Di masa ini banyak tantangan dan ketatnya persaingan harus dihadapai para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro.
Gedung baru Usaha Mikro Kecil Mennegah (UMKM) Kabupaten Bojonegoro resmi dilaunching, Senin (20/3/2017). Gedung yang beralamat di Jalan Pattimura ini dilauncing langsung oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto.
Selain diramaikan stand UMKM di Kabupaten Bojonegoro, pelantikan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bojonegoro di pendopo Malowopati Pemkab , Sabtu (18/3/2017) juga berlangsung khitmad. Meskipun ketua Kadin Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mataliti berhalangan hadir.
Puluhan stand UMKM Kabupaten Bojonegoro meramaikan pelantikan Kamar dagang dan industri (Kadin) Kabupaten Bojonegoro, di pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Sabtu (18/3/2017). Hal itu dilakukan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Bojonegoro dan bertumbuhnya produk-produk lokal UMKM di Bojonegoro.
Terkait peresmian Gedung Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang rencanaya akan dilakukan pada tanggal 20 Maret 2017 mendatang. Saat ini Dinas Koperasi dan UKM masih terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengirimkan produk unggulan yang nantinya akan dipamerkan saat acara peresmian.
Gedung pameran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bojonegoro yang terletak di Jalan Pattimura ditargetkan akan dilaunching pada tanggal 20 Maret mendatang. Semua UMKM yang ada di Bojonegoro diperbolehkan untuk menggunakan gedung tersebut
Gedung pameran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bojonegoro yang terletak di jalan Pattimura ditargetkan akan dilaunching bulan Maret mendatang. Saat ini gedung baru UMKM masih dipersiapkan fasilitas guna penunjang untuk pemanfaatan gedung tersebut.
Dari jumlah koperasi yang terdaftar sebanyak 1.307 di Kabupaten Bojonegoro, baru sekitar 32 koperasi yang melaporkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT). PAdahal RAT ini sendiri merupakan agenda tahunan yang wajib dilakukan oleh kepengurusan kopersi yang berisi pertanggungjawaban pengurus selama satu tahun dan wjib dilaporkan ke Dinas Koperasi dan UMKM.
Dari tahun 2016 sampai sekarang, Penyaluran Kredit Pertanian Jatim (PKPJ), Bank Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM) sudah mencapai Rp30 miliar, jumlah tersebut terus meningkat setiap bulannya. Rata-rata perbulan pengambilan kredit mencapai Rp2,5 miliar.