Perubahan iklim dapat berdampak buruk pada kesehatan anak. Dalam hal ini, sebuah studi terbaru yang dihimpun peneliti dari 300 penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kesehatan anak dipengaruhi oleh perubahan langsung di lingkungan sekitar.
Melalui Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 111 Tahun 2021, Tjahjo Kumolo menyampaikan hasil evaluasi pelayanan publik, unit pelayanan publik lingkup Pemerintah Daerah Tahun 2020. Dalam hasil evaluasi tersebut, Kabupaten Bojonegoro mendapat predikat sangat baik.
Anak adalah harapan bagi ibu, ayah, keluarga, sekolah, lingkungan, dan masyarakat dalam menentukan masa depan bangsa. Upaya kesehatan tumbuh kembang anak adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan sosial anak yang harus dipersiapkan sejak masa perkembangan anak dalam kandungan sampai dengan proses kelahiran anak, dimana 1000 hari pertama merupakan periode emas dalam proses tumbuh kembang anak. Dalam periode emas ini, pengasuhan yang baik menjadi sangat diperlukan bagi proses tumbuh kembang anak menuju masa remaja dan dewasa. Pendidikan dan pengalaman pada usia dini anak akan menentukan temperamen anak yang merupakan cikal bakal pembentukan kepribadian anak saat dewasa. Setiap anak berhak untuk mendapatkan perhatian dan pengasuhan yang baik dan benar dari ibu, ayah, dan anggota keluarganya, termasuk untuk anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus pun layak mendapatkan perhatian dari keluarga, dicintai, dilibatkan, dan selalu mendapatkan pujian saat anak berprestasi untuk berkembang menjadi pribadi yang tetap berkualitas dalam hidupnya sehingga meningkatkan keharmonisan keluarga dan menciptakan lingkungan yang nyaman.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI. Suhariyanto, Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awannah beserta Dandim 0813 Kol. Inf Hariyanto, melakukan tinjauan di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang akan dilaksanakan di Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Selasa (2/3/2021).
Dalam upaya membuka akses jalan hingga perekonomian dan pendidikan di wilayah terisolir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama TNI kembali melaksanakan Program Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Saat ini banyak masyarakat desa mulai sadar akan pariwisata. Model pengembangan desa wisata dianggap menjadi salah satu agenda pembangunan nasional yang cukup efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.