Kondisi Terkini Tiga Korban Pembacokan di Bojonegoro
Warga Desa/Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Sujito (67) menggegerkan warga setempat usai membacok tiga orang yang tengah menunaikan shalat subuh di mushala setempat, Selasa (29/4/2025).
Warga Desa/Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Sujito (67) menggegerkan warga setempat usai membacok tiga orang yang tengah menunaikan shalat subuh di mushala setempat, Selasa (29/4/2025).
Pelaku pembacokan terhadap tiga warga Desa/Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro Sujito (67) telah diamankan ke Polres Bojonegoro. Usai dilakukan serangkaian penyidikan, polisi akhirnya menetapkan pelaku menjadi tersangka, Selasa (29/4/2025).
Warga Desa/Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro digegerkan adanya tragedi pembacokan. Pelaku langsung membacok korban, saat korban menunaikan salat subuh, Selasa (29/4/2025).
Dua truk tronton terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Nasional Bojonegoro-Babat turut Desa/Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, tepat di barat Jembatan Kapas, Selasa (17/12/2024) petang.
Seorang lelaki yang menjadi korban pembacokan di Hotel Reddoorz Kota Bojonegoro ternyata sebelumnya sudah disewa pelaku. Korban merupakan sopir rental yang diperkirakan sudah disewa pelaku s
Tegar Dwi Prasetya bin Chandra Prasetya (14), siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Bojonegoro meninggal dunia, usai menjalani perawatan karena tersambar petir saat bermain bola Piala Soeratin U-13 di Stadion Letjen Soedirman, pada Jumat (3/11/2023) lalu.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mencatat 42 perempuan dan 37 anak menjadi korban tragedi sepakbola di Stadion Kanjuruhan, Malang. Terkait proses hukumnya, Rumah Perempuan dan Anak (RPA) berharap harus diusut tuntas.
Live: Peringatan Maulid Nabi Muhammad dan Doa Bersama untuk Korban Kanjuruhan
Ratusan elemen supporter dari berbagai pecinta klub sepak bola Indonesia di Kabupaten Bojonegoro menggelar doa bersama untuk korban jiwa tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang yang memakan ratusan korban, di Stadion Letjen Soedirman Bojonegoro, Senin (3/10/2022).
Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan meninggalnya ratusan suporter, membuat semua pihak prihatin termasuk Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ka'bah (PP GPK). Sehingga organisasi kepemudaan tersebut meminta pemerintah agar mereformasi total penyelenggaraan sepakbola Indonesia.