Berkah Lebaran, Omzet Penjual Jajanan Tradisional Meningkat
Momentum hari raya Idul Fitri menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku industri kecil menengah. Tak terkecuali para pedagang jajanan dan kue lebaran.
Momentum hari raya Idul Fitri menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku industri kecil menengah. Tak terkecuali para pedagang jajanan dan kue lebaran.
Zaman yang semakin modern bukan berarti membuat permainan tradisional hilang ditelan bumi. Seperti yang dilakukan sekelompok murid MI Tarbiyatussibyan di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar acara Lomba Olahraga Tradisional yang diselenggarakan di Lapangan Desa Talun Kecamatan Sumberejo, Sabtu (14/9/2019).
Sebanyak 119 siswa dari 17 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang ada di Kabupaten Bojonegoro terlihat ceria mengikuti Festival Obak "Dolanan Bocah Kekinian", di Pasar Sor Greng Ledok Wetan, Sabtu (27/7/2019) pagi.
Produksi industri aneka jajanan tradisional rumahan yang berada di Dukuh Bonagung, Desa Kabalan, Kecamatan Kanor setiap momen Ramadan seperti saat ini selalu merekrut para Ibu Rumah Tangga (IRT) sekitar untuk dipekerjakan membantu dalam pembuatan jajan tradisional.
Kepedulian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro terhadap kesenian tradisional di Kota Ledre tidak diragukan lagi.
Antusiasme peserta mengikuti lomba olahraga tradisional sangat kentara. Meski tengah terik matahari, tidak menyurutkan peserta bertanding menjadi juara pada lomba ini. Bahkan sebelum nampak beberapa peserta sebelum pertandingan melakukan pemanasan atau persiapan di tepi area lomba.
Para peserta lomba tradisional jenis dagongan semangat untuk menjatuhkan tim lawan. Permainan ini kebalikan dari tarik tambang. Tim saling dorong menggunakan media bambu untuk bertahan dan menjatuhkan lawannya.