#BeritaFoto
Anggota DPRD Ikuti Rapid Test
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Kamis (30/4/2020) menjalani rapid test atau tes cepat, untuk deteksi dini seluruh wakil rakyat, guna mengetahui Covid-19 pada diri anggota legislatif.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Kamis (30/4/2020) menjalani rapid test atau tes cepat, untuk deteksi dini seluruh wakil rakyat, guna mengetahui Covid-19 pada diri anggota legislatif.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Kamis (30/4/2020) menjalani rapid test atau tes cepat, untuk deteksi dini seluruh wakil rakyat, guna mengetahui Covid-19 pada diri anggota legislatif.
Untuk memutus rantai penyebaran virus Corona atau COVID-19, Pemkab Bojonegoro terus memperbanyak rapid test. Bahkan, kabar terbaru 6 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) reaktif atau positif setelah dites.
Terbitnya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 11 tahun 2020 tentang pelarangan sementara orang asing, perundingan negara, Republik Indonesia, serta upaya pertukaran bantuan Covid-19, mendapat kritikan Anggota Komisi III DPR Wihadi Wiyanto.
ara Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris IKIP PGRI Bojonegoro yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Bahasa Inggris atau sering disebut United English Collage (UEC), kembali memberikan wadah bagi siswa-siswi Se Bojonegoro dalam ajang Speech Contest yang diadakan di Auditorium IKIP PGRI Bojonegoro, Rabu (24/4/2019).
Malam ini, Jembatan Sosrodilogo penghubung antara Kecamatan Trucuk dan Bojonegoro oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Bojonegoro, bekerja sama dengan Testindo melakukan loading test untuk mengukur beban yang dapat diterima oleh jembatan.
Sebanyak 240 pejabat di lingkup Pemkab Bojonegoro akan dites narkoba. Jumlah tersebut berasal dari berbagai golongan, mulai pejabat eselon II.B, III.A sampai III.B.
Pendaftaran Bakal Calon Legeslatif (Bacaleg) di DPC PDIP Bojonegoro ditutup karena kuota sudah terpenuhi, bahkan melebihi kuota sehingga perlu adanya seleksi yang lebih selektif, salah satunya dengan psikotes.
Di Bojonegoro setiap tahunnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) ada sekitar 400-an pegawai yang masuk masa purna. Dengan demikian, PNS di Kabupaten Bojonegoro terus mengalami kekurangan. Bahkan PNS masa purna setiap bulan hampir sekitar ada 30 hingga 35 PNS yang purna.
Pelaksanaan ujian TOEFL bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bojonegoro harus ditunda. Pasalnya server yang digunakan belum siap, sehingga harus dibenahi agar bisa maksimal dalam pelaksanaannya nanti.