Siswa Kelas 4 SD Tenggelam
Pencarian Korban Tenggelam Dilanjutkan
Pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Nurudi Jauhari (9) bin Amirudin, warga Desa Payaman, Kecamatan Ngraho pagi ini Senin (21/8/2018) dilanjutkan.
Pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Nurudi Jauhari (9) bin Amirudin, warga Desa Payaman, Kecamatan Ngraho pagi ini Senin (21/8/2018) dilanjutkan.
Pasca tenggelamnya Nuruddin Jauhari (9), siswa kelas 4 SD Payaman 2 alamat RT.08/RW.02 Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, Minggu (20/8/2017). Rencananya Tim SAR gabungan akan diterjunkan melanjutkan pencarian, Senin (21/8/2017).
Nasib nahas dialami Nuruddin Jauhari (9), alamat RT.08/RW.02 Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, Minggu (20/8/207). Pasalnya siswa kelas 4 SDN Payaman 2 itu meninggal dunia saat mandi usai memancing di Bengawan Solo.
Kembali masyarakat di bantaran Bengawan Solo diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya pagi tadi seorang pria di Desa Besah Kecamatan Kasiman, Bojonegoro harus kehilangan nyawa setelah nekat mandi di Bengawan Solo kendati tak dapat berenang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, menghimbau masyarakat khususnya yang tinggal di tepi Sungai Bengawan Solo agar berhati-hati.
Hingga pertengahan tahun, korban tenggelam di Kebupaten Bojonegoro mencapai 8 orang. Dan kesemuanya meninggal dunia.
Akhir -akhir ini, bulan Juli tahun 2017, di Kabupaten Bojonegoro banyak korban tenggelam dan berakhir meninggal dunia.
Insiden anak tenggelam di sungau belakang marak terjadi. Kali ini dua bocah meregang nyawa sekaligus. Korban tewas tenggelam saat bermain di Kali Tinggang Dusun Kedungringin Desa Bancer Kecamatan Ngraho, Minggu (23/7/2017).
Nasib malang menimpa Suwono (60) pria asal Desa Karangdinoyo Rt/Rw 010/03 Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro korban diketahui meninggal akibat tenggelam di dalam embung, Minggu (23/7/2017) saat menjaring ikan.
Ditemukanya jasad Teguh, warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang tenggelam di sungai Bengawan Solo disambut tangis histeris oleh pihak keluarga, Selasa (18/7/2017).