Cuci Daging Kurban, Siswa Abu Darrin Tenggelam
Tangis Haru Teman Rozaq di Rumah Duka
Tangis haru kerabat maupun teman sebaya, begitu tampak dari raut wajah para pelayat. Seakan tidak percaya dengan kepergian Khoirur Rozaq yang begitu cepat.
Tangis haru kerabat maupun teman sebaya, begitu tampak dari raut wajah para pelayat. Seakan tidak percaya dengan kepergian Khoirur Rozaq yang begitu cepat.
Ribuan pelayat dari tetangga, kerabat, keluarga, juga teman-teman sekolah, datang ke rumah duka korban, siswa MA Abu Darrin, Khoirur Rozaq yang tengelam di Bengawan Solo saat mencucui daging kurban.
Setelah dilakukan pencarian mulai siang hingga malam hari, akhirnya pelajar Ponpes Abu Darrin yang tenggelam di sungai Bengawan Solo ditemukan dalam kondisi tak bernyawa lagi. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi jatuhnya korban, pada Jumat (1/9/2017) siang.
Korban tenggelam di Bengawan Solo, M Abdul Rozaq, salah satu siswa MA abu Darrin dikenal warga sekitar sebagai anak yang pendiam dan penurut kepada kedua orang tuanya.
Tenggelamnya, M. Abdul Rozaq, siswa kelas XI MA Abu Dzarrin Dander Bojonegoro, Jumat (1/9/2017), banyak menyisakan luka mendalam. Pasalnya pelajar asal Desa Bangilan, Kecamatan Kapas itu dikenal rajin, bahkan saat upacara 17 Agustus YPAD (Yayasan Pendidikan Abu Darrin), korban terpilih menjadi komandan upacara.
Setelah beberapa jam melakukan pencarian, pelajar MA Abu Dzarrin, M. Abdul Rozaq yang tenggelam di Bengawan Solo, Jumat (1/9/2017) belum juga ditemukan. Sehingga pencarian dihentikan, mengingat kondisi sudah malam.
Pelajar kelas XI MA Abu Dzarrin Dander Bojonegoro, M. Abdul Rozaq yang tenggelam di Bengawan Solo saat mencuci daging kurban belum juga diketemukan, Jumat (1/9/2017). Untuk mencari jasad pelajar asal Desa Bangilan, Kecamatan Kapas itu diterjunkan sebanyak 25 personel Tim SAR.
Rumah duka siswa Pondok Pesantren (Ponpes) Abu Dzarrin yang tenggelam, M. Abdul Rozaq terlihat sepi. Di rumah tersebut hanya ada beberapa saudara yang berada di rumah duka.
Siswa Abu Dzarrin Dander Bojonegoro, M. Abdul Rozaq, dikabarkan tenggelam di Bengawan Solo, Jum'at (1/9/2018). Pelajar kelas XI MA Abu Dzarrin asal Desa Bangilan, Kecamatan Kapas itu tenggelam saat menyuci daging qurban di bengawan, tepatnya tambangan 3 Kelurahan Jetak Bojonegoro, menuju Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk.
Setelah dilakukan pencarian, Nuruddin Jauhari (9), alamat RT.08/RW.02 Dusun Merbong, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, yang dikabarkan tenggelam di Bengawan Solo sudah ditemukan, Senin (21/8/2017). Namun jasad pelajar kelas 4 SDN Payaman 2 itu ditemukan berjarak 100 meter dari lokasi tenggelam dan sudah meninggal dunia.