Target Penanganan Kurang Gizi di Bojonegoro Minim
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro setiap tahun menargetkan penurunan persentase kasus kurang gizi. Sayangnya target penanganan kurang gizi masih minim yakni 0,010 persen.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro setiap tahun menargetkan penurunan persentase kasus kurang gizi. Sayangnya target penanganan kurang gizi masih minim yakni 0,010 persen.
Pertumbuhan investasi di Kabupaten Bojonegoro semakin menunjukan geliatnya. Tidak hanya pasar saham yang terus mengalami peningkatan indeks, pasar obligasi juga masih diminati para investor. Para investor beranggapan, masuk ke pasar obligasi tidak akan rugi karena masih lebih tinggi dari inflasi.
Pengajuan pinjaman di sejumlah bank di Kabupaten Bojonegoro stabil dengan trend positif. Seperti Bank UMKM Jawa Timur Bojonegoro pengajuan kredit stabil. Kendati demikian, kucuran pencairan pinjaman meningkat karena kebutuhan yang cukup banyak baik dari sektor pertanian maupun lainnya.
Terbilang program baru yang diluncurkan di pertengahan tahun 2016, Penyaluran Kredit Pertanian Jatim (PKPJ) program Bank Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM) Jawa Timur mendapat respon yang cukup baik, terbukti kreditor untuk program terdsebut sudah mencapai ribuan.
Tahun 2017 sejumlah bank di Kabupaten Bojonegoro manargetkan ekspansi Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh lebih tinggi dibandingkan tahun 2016.