Taman yang berada di Jalan Rajekwesi, Kota Bojonegoro yang dibangun di atas area bekas terminal bus, terdapat fasilitas jogging track, yang mana dilengkapi pohon, bunga, hamparan pasir, kerikil pijat, serta mainan ramah anak.
Penataan taman guna mempercantik wajah kota telah dilakukan oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPÂCK) Bojonegoro. Hal itu diwujudkan dengan menata taman dan membangun belasan taman vertikal di 2019 lalu.
Tata kelola perkotaan tentu harus memiliki ruang terbuka hijau (RTH) berdasarkan peraturan daerah (Perda) Nomor 7 tahun 2015, terkait Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Bojonegoro.
Tentu dengan semakin banyaknya ruang terbuka hijau, hal itu bisa menambah kesejukan kota migas ini, dan juga tempat bersantai bersama teman atau keluarga kini bertambah.
Jumat (24/1/2020) salah satu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam rangka menambah keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) yaitu dengan membangun sebuah taman. wlAalah satunya Taman Lokomotif Kereta Api yang berada di Jl Teuku Umar, Kepatihan, Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Hj. Anna Mu'awanah berolahraga pagi dengan mengayuh sepeda (gowes). Tampak, Bupati Anna didampingi suami dan pimpinan OPD gowes di wisata Taman Pinggir Gawan (TPG) Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Bojonegoro.
Reporter: Herman Bagus
blokBojonegoro.com - Anak muda seringkali bingung menghabiskan malam minggunya di mana. Tapi menjamurnya taman publik yang tertata rapi membuat anak muda kini tak cuma senang pergi ke pusat perbelanjaan untuk menghabiskan waktu mereka.
Malam Minggu (28/12/2019) sekitar pukul 19.00 WIB kawasan Balai Desa Ngasem yang terhubung langsung ke Taman Ngasem ini mulai ramai didatangi pengunjung yang mayoritas orangtua dan anak.
Bahkan, jika hari libur seperti Sabtu dan Minggu, pengunjung di taman ini pun terus berdatangan dari sore hingga malam hari.
Ketika malam libur seperti hari ini Sabtu, pasangan pria dan wanita baik dari remaja, hingga orang tua menghabiskan waktu di taman ini.
"Biasa di sini kalau malam Minggu pasti ramai sampai tengah malam, ya namanya orang pacaran yang masih pada muda, yang udah pada nikah juga banyak tuh pada mau jalan-jalan mungkin dengan keluarga ke taman ini," ujar Purwaluyo (33) pengunjung.
Para orang tua ini mengajak anak-anaknya bermain di pelataran taman sembari berfoto foto dengan latar belakang bangunan taman yang dihiasi lampu-lampu.
Ahmad Sardianto (35) salah satu pengunjung mengatakan dia bersama anak dan istrinya memang lebih sering ke taman dibanding ke tempat lain, karena dekat dengan rumah.
"Malam minggu biasanya ramai kalau malam lain sedikit, paling ramai malam minggu di sini," pungkasnya.[her/lis]
Salah satu upaya peningkatan manfaat Program Aku Sehat yang diselenggarakan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan STIKes ICsada di Tahun 2019, yakni dengan membuat Taman Toga.