17 Perguruan Pencak Silat Ikuti Festival Jurus Harmoni
Sebanyak 17 Perguruan Pencak Silat di Kabupaten Bojonegoro, mengikuti Kolosal dan Festival Jurus Harmoni yang diselenggarakan Polres Bojonegoro di Alun-alun Kota Ledre, Rabu (7/11/2018).
Sebanyak 17 Perguruan Pencak Silat di Kabupaten Bojonegoro, mengikuti Kolosal dan Festival Jurus Harmoni yang diselenggarakan Polres Bojonegoro di Alun-alun Kota Ledre, Rabu (7/11/2018).
Untuk pertama kalinya, Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah dan Wakil Bupati Budi Irawanto menyapa warga Kota Ledre di simbol kebesaran Pemkab Bojonegoro, yakni Pendopo Malowopati, Senin (24/9/2018) malam.
Berbagai komunitas otomotif menjamur di beberapa daerah termasuk di Kabupaten Bojonegoro maupun di Jawa Timur. Untuk mengisi waktu, para anggota komunitas biasa mengisinya dengan kegiatan positif. Seperti yang dilakukan Vios Limo Owner Community (VLOC) Squad Jawa Timur yang mengadakan family gathering ketiga di Kabupaten Bojonegoro.
Pernyataan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Ignasius Jonan saat memberikan arahan pada bawahannya, dianggap merendahkan para pesilat. Sehingga pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bojonegoro mengecam perkataan mantan Dirut PT KAI itu.
Sekitar 1000 lebih warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Bubulan halal bi halal di Sekretariat SH Bubulan, Sabtu (14/7/2018).
Pendekar Pagar Nusa (PN) Kecamatan Sumberejo menggelar aksi sosial dengan membagikan paket takjil bagi pengendara yang melintas di Jalan Raya, tepatnya di simpang empat Kecamatan Sumberejo, Rabu (9/6/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. Aksi pembagian takjil tersebut turut diikuti sekitar 400 pendekar PN.
Sejak dahulu kala, pencak silat dipandang hanya memiliki ajaran potensi pengembangan fisik. Ada kecenderungan bahwa hanya pendidikanlah yang mampu membentuk kepribadian. Begitu juga dengan yang sedang berlatih silat, dengan sadar mereka hanya merasakan letih ketika berlatih atau pingsan karena pukulan.
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang juga hadir dalam Haul Akbar ini mengatakan bahwa hadir di majelis haul tidak sekadar sebagai ajang silaturahmi, melainkan juga upaya untuk memastikan bahwa jamaah yang hadir masih sejalan dengan aqidah dan ajaran para guru atau para ulama yang hadir.
Pemberitahuan penting bagi pengendara yang akan melintasi perbatasan Kabupaten Tuban-Lamongan, tepatnya di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Sebab, kondisi lalu lintas di kawasan setempat rawan macet karena ramainya pengunjung yang menghadiri acara di Pondok Pesantren Langitan, Desa/Kecamatan Widang, Tuban.
Selain menghadiri Apel Besar Bojonegoro Kampung Pesilat, Kepala Bagian Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol. Putut Eko Bayuseno yang didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Machud Arifin, juga meresmikan 3 Kantor Polsek dan 43 Rumah Bhabinkantibmas yang ada di Kabupaten Bojonegoro, lantaran keberadaannya sangat mendukung untuk mendeteksi sejak dini adanya berbagai macam konflik yang timbul di masyarakat.