Persiapan UNBK 2018
Disdikda: UNBK SMP 2018 Akan Diikuti 17.828 Siswa
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) masih lama, namun pihak Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro sudah melakukan persiapan termasuk mendata peserta.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) masih lama, namun pihak Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro sudah melakukan persiapan termasuk mendata peserta.
Ramainya pemohon untuk mengambil e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) membuat warga antre hingga berdesak-desakan. Hal itu diperparah dengan tidak adanya petugas pengatur antrean.
Menjelang akhir tahun 2017, ruang layanan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bojonegoro penuh sesak. Sebab pengambil Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang sudah dicetak membludak.
Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2017 telah memberikan bantuan pembangunan Pagar di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) yang berada di Kecamatan Bubulan. Pada pembangunan pagar tersebut dana bersumber dari Dana Anggaran Umum (DAU) yang nilainya berjumlah puluhan juta rupiah.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bojonegoro menilai kesadaran untuk memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) bagi para pemula masih minim. Hal ini menghambat pencetakan e-KTP bagi mereka.
Generasi muda khususnya pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat sebagai penerus bangsa, hendaknya diberikan pemantapan wawasan akan bahaya Narkoba, sehingga nantinya pelajar tersebut mampu berperan aktif dalam penanggulangan peredarannya.
Kader Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bubulan melakukan protes terkait adanya Full Day School yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, dengan memasang banner. Diantaranya MWC NU Bubulan, Banom NU seperti Gerakan Pemuda (GP) Ansor, IPNU dan IPPNU PAC Bubulan.
Adanya Sekolah Dasar (SD) yang pada tahun ajaran baru kemarin mendapatkan siswa tak sesuai rombongan belajar (Rombel), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro angkat bicara terkait perihal tersebut. Saat ditemui blokBojonegoro.c
Dalam rangka menggali masukan untuk perbaikan sarana dan prasarana pendidikan di Jawa Timur, salah satunya Bojonegoro, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Saiful Rachman melakukan kunjungan mendadak di sejumlah lembaga pendidikan yang ada di Kota Ledre, sebutan Kota Bojonegoro.
Sekolah 5 hari atau yang dikenal Full Days School (FDS) Kabupaten Bojonegoro untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum menerapkannya. Meskipun begitu, kalaupun sistem itu diberlakukan sekolah siap menerapkannya.