9 Pasien Sembuh di Bojonegoro, Kasus Baru Tambah 7 Orang
Peningkatan jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (2/12/2020) ada sebanyak 9 orang, dan tambahan kasus baru ada 7 orang.
Peningkatan jumlah orang yang sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (2/12/2020) ada sebanyak 9 orang, dan tambahan kasus baru ada 7 orang.
Kesembuhan pasien dari Covid-19 terus bertambah. Dari data Kementerian Kesehatan per 1 Desember 2020, pasien sembuh hari ini, bertambah lagi sebanyak 4.361 orang. Penambahan harian ini terus meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 454.879 orang atau 83,6%.
Terkait Penolakan Telusur Kontak, Begini Jawaban Menkopolhukam
Masyarakat perlu untuk mengetahui, bahwa vaksin merupakan produk biologis yang memiliki kerentanan pada perubahan suhu. Oleh karena itu umumnya vaksin perlu tersimpan pada suhu 2-8 derajat celcius, dan suhu ini harus terjaga dari pabrik sampai ke puskesmas. Proses menjaga suhu vaksin di kondisi ideal dari awal sampai akhir inilah yang disebut cold chain (rantai dingin). Dengan begitu masyarakat menjadi tahu bahwa vaksin terjaga kualitasnya sejak awal sampai ke pemberian vaksinasi.
Hingga saat ini perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Bojonegoro masih naik turun, baik untuk pasien yang terkonfirmasi positif maupun yang sudah dinyatakan sembuh dari corona virus disease 2019.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, melakukan pendataan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berpeluang menerima Program Bantuan Presiden Pelaku Usaha Mikro (Banpres BPUM).
Kesembuhan pasien dari COVID-19 setiap hari terus bertambah. Dari data Kementerian Kesehatan per 30 November 2020, pasien sembuh hari ini, jumlahnya melampui penambahan pasien terkonfirmasi positif. Yakni bertambah lagi sebanyak 4.725 orang. Penambahan harian ini terus meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 450.518 orang atau 83,6%.
Rencana Pemerintah untuk program vaksinasi memerlukan persiapan matang. Berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai dari meninjau langsung fasilitas produksi vaksin di Tiongkok, melakukan uji klinik fase III di kota Bandung terhadap 1620 relawan, hingga menyiapkan sistem satu data terintegrasi, guna memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran vaksinasi nantinya. Kementerian Kesehatan juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) seperti dokter umum, dokter spesialis, perawat, bidan, dan vaksinator untu mempersiapkan program vaksinasi. Selain dari sisi kesiapan pemerintah, masyarakat juga perlu mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan saat vaksin datang.