Waspada Bencana di Bojonegoro
18 Kejadian di Bulan April, Bojonegoro Tetap Waspada Bencana
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) teruta mengupdate informasi perkembangan seputar kebencaaan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) teruta mengupdate informasi perkembangan seputar kebencaaan.
Kabupaten Bojonegoro masih harus terus waspada terhadap aneka bencana. Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bojonegoro, kemarin. Hal itu mengakibatkan satu unit rumah warga di Dusun Kuniran RT 11 RW 03 Desa Kuniran Kecamatan Purwosari mengalami kerusakan berat hingga roboh pada bagian tengah bangunan.
Gerak cepat dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menindaklanjuti kejadian angin kencang di wilayah Kecamatan Tambakrejo pada Kamis (8/1/2026) lalu.
Setiap tahun, Kabupaten Bojonegoro bisa dibilang sering langganan sedikitnya lima bencana alam. Berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro, terutama oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro terjun ke lapangan setelah untuk menangani rumah rusak di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu. Hujan disertai angin kencang telah mengakibatkan 29 rumah warga rusak ringan hingga berat.
Warga bersama Babinsa dari Koramil 0813-01/Bojonegoro bergotong-royong memperbaiki atap rumah milik warga yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang di Desa Campurejo, Selasa (30/9/2025).
Angin kecang menyapu beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Akibatnya, puluhan rumah rusak, Senin (29/9/2025).
Puluhan rumah di Kabupaten Bojonegoro rusak, usai diterjang angin kencang yang melanda sejumlah wilayah. Peristiwa yang berlangsung singkat ini, tak hanya merusak rumah warga, namun Pujasera dan fasilitas Pasar Wisata Bojonegoro turut rusak, Senin (29/9/2025).
Masyarakat di Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya patut mewaspadai peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).