Pertamina EP Cepu Field
Produksi Migas Lampaui 90 Persen Lebih
Walaupun target awal 2.200 Barel Per Hari (BPH), namun Pertamina EP Asset 4 Cepu Field tetap ingin merealisasikan produksi 2.400 BPH. Artinya dengan target awal 100 persen.
Walaupun target awal 2.200 Barel Per Hari (BPH), namun Pertamina EP Asset 4 Cepu Field tetap ingin merealisasikan produksi 2.400 BPH. Artinya dengan target awal 100 persen.
Selasa (28/05) Wakil Bupati Bojonegoro menghadiri acara peresmian Rumah Produksi Cacing di SPR Mega Jaya Dusun Ngantru, Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman. Program tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan) yang bekerja sama dengan UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel) Surabaya, yang mulai terlaksana satu tahun yang lalu. Selain itu panitia juga mengundang Balitbang Pemprov Jatim serta beberapa Dinas kab Bojonegoro diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Disperindak, Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata dan warga Dusun Ngantru.
Kelurahan Ledok Kulon merupakan salah satu sentra produksi batu bata merah di Kabupaten Bojonegoro, yang masih eksis sampai sekarang. Meskipun ada pesaing baru batu bata putih yang harganya lebih murah, bata merah masih banyak memiliki peminat.
Di Bojonegoro yang identik dengan kota penghasil Minyak dan Gas Bumi (Migas), memang jarang yang memproduksi dompet kulit, seperti usaha yang dirintis oleh Ahmad Mutasan sejak tahun 2004, di Desa Sarirejo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat, produksi siap jual (lifting) migas nasional, hingga Februari 2019 sudah mencapai 90 persen dari target yang ditetapkan.
Di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, ternyata banyak dari warganya yang memproduksi ikan asin jenis pindang.
Tak disangka, di Dusun Mojopahit Desa Sidomulyo Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro Jawa Timur, ada tempat produksi kerupuk tahu dalam skala yang cukup besar. Meskipun produksi sepenuhnya masih dilakukan sendiri bersama keluarga.
Tak disangka-sangka, ternyata di Kota Ledre sebutan Kabupaten Bojonegoro ada produksi salah satu alat yang sangat membantu dalam kegiatan proses belajar mengajar.
Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro merupakan sentra penghasil aneka kasur. Dari kasur tebal di ranjang dan kasur lantai. Tak sedikit pula dari warganya yang tua maupun muda, bekerja sebagai buruh kasur.
Para pekerja di tempat usaha pembuatan kasur di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro tampak beraktivitas di antara bahan pembuatan kasur. Saat ini, bahan berupa kapuk sudah susah didapatkan. Untuk menyiasati bahan utama itu, diganti dengan daswool. Daswol merupakan bahan olahan dari sisa kain dan benang yang biasa digunakan sebagai isian bantal, guling, dan kasur.