Makan Bergizi Gratis (MBG)
Sidak Dapur SPPG, Bupati Setyo Wahono Pastikan MBG Aman Dikonsumsi
Pemkab Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/10/2025).
Pemkab Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/10/2025).
Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro telah menyiapkan langkah untuk mengolah sampah dari program MBG (Makanan Bergizi Gratis).
Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa tiga sekolah di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro telah berangsur membaik. Para siswa yang dirawat di Puskesmas setempat, juga telah dipulangkan semua, Kamis (2/10/2025) petang.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah membawa dampak nyata bagi ratusan siswa SDN Kepatihan, Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 527 siswa mendapatkan asupan gizi sehat setiap hari sekaligus belajar pentingnya pola makan yang baik.
Kementerian Agama (Kemenag) pusat melalui Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i menegaskan komitmennya untuk melakukan percepatan program sertifikasi bagi seluruh guru binaan Kementerian Agama (Kemenag).
Ketua DPRD Bojonegoro angkat bicara perihal dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) terhadap tujuh siswa di SDN Semanding, Kecamatan Kota Bojonegoro, Rabu (24/9/2025).
Kabar gembira, Ditjen Pendidikan Islam menjalin kerja sama dengan 46 Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah. Kerja sama ditandatangani Direktur PAI M Munir dengan para Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
Sebanyak 18.520 guru madrasah mata pelajaran agama melapor diri untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Angkatan III 2025. Jumlah ini mendekati kuota penuh sebanyak 18.625 guru.
Sebanyak 32.502 guru madrasah mata pelajaran umum mengikuti Uji Kinerja (UKIN) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Angkatan II Tahun 2025. Tahapan ini menjadi penentu akhir kelayakan mereka untuk dikukuhkan sebagai Guru Profesional bersertifikat.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama, Fesal Musaad, menyampaikan bahwa jumlah guru madrasah yang mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) meningkat signifikan pada 2025.