Skip to main content

Category : Tag: Peta


Panen, Harga Gabah Turun

Beberapa hari belakangan ini wilayah Kabupaten Bojonegoro mulai diguyur hujan, meski intensitas hujan belum merata. Selain itu mendung yang bergelayut di langit juga kadang muncul di pagi hari menandakan musim penghujan akan tiba.

Jebakan Tikus di Rengel Tuban Makan Korban

Jebakan tikus sawah dengan menggunakan strum listrik sering memakan korban. Namun, upaya membasmi hama tikus dengan cara seperti itu masih menjadi pilihan sebagian petani. Barangkali dibutuhkan cara lain untuk membasmi hama tikus dengan cara yang lebih aman namun efektif.

Jagung Mahal Saat Panen Raya,Petani Senang

Pandemi Covid-19 yang masih terjadi tidak lantas membuat kegiatan pertanian berhenti. Terlebih dengan kegiatan pertanian di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Musim ini, selain menanam padi, para petani juga menanam jagung dan tengah memasuki masa panen.

Lomba Tangkap Tikus Hadiah Rp50 Juta

Melihat banyaknya populasi tikus yang terus meningkat tentu akan mempengaruhi tanaman para petani, sehingga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro (Disperta) menggelar lomba tangkap tikus dan dihargai Rp2.000 per ekornya.

Komisi B Hearing Bareng Disperta dan Dinas PU SDA

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bojonegoro serta Dinas PU SDA terkait kebutuhan air dalam musim tanam padi bulan Mei.

Lahan Petani Mundu Diserang Babi Hutan

Para petani palawija di Dusun Mundu Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro hanya bisa pasrah, sebab sebagian besar tanaman mereka diserang babi hutan.

Petani Desa Bobol Mulai Semai Benih Tembakau

Para petani di lereng Gunung Pandan, Desa Bobol, Kecamtan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai membuat persemaian benih tembakau menjelang masa tanam tembakau tahun ini.

Musim Lalu Harga Anjlok, Petani Tetap Tanam Cabai

Musim pancaroba yaitu peralihan dari penghujan ke kemarau, disambut sebagian warga yang ada di selatan kota migas Bojonegoro dengan mulai beralih tanaman. Mereka menanam cabai yang dirasa tidak memerlukan air yang cukup banyak.