Berita Foto
Kampus Pesilat Pertama di Bojonegoro, UNIGORO
Sebanyak 350 pesilat remaja dari 13 perguruan silat se-Kabupaten Bojonegoro, mengikuti pembacaan ikrar deklarasi Universitas Bojonegoro (UNIGORO) sebagai Kampus Pesilat, Jumat (15/8/25).
Sebanyak 350 pesilat remaja dari 13 perguruan silat se-Kabupaten Bojonegoro, mengikuti pembacaan ikrar deklarasi Universitas Bojonegoro (UNIGORO) sebagai Kampus Pesilat, Jumat (15/8/25).
Angkutan pelajar gratis cukup besar peminatnya, sehingga Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro sejak Juli 2025 kemarin menambah tiga rute baru. Karena, pengguna terdaftar di rute sebelumnya ada 8.126 pelajar.
Prosesi pengukuhan di Pendopo Malowopati ini menandai kesiapan para putra-putri terbaik daerah untuk mengemban tugas sakral mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kusnadi selaku penerima manfaat dan penerima lainnya. Program ini telah membuahkan hasil, yakni sebagian ayam sudah bertelur. Setiap ke desa-desa, Bupati Wahono terus melihat dari dekat pelaksanaan Program GAYATRI yang menjadi salah satu unggulan Pemkab Bojonegoro.
“Saya pengen yang ke Sekar tidak hanya berwisata saja, tapi juga menginapnya sekalian untuk menikmati alam Sekar yang ASRI,†ucap Bupati Wahono.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro menambah tiga rute baru untuk program angkutan pelajar (Apel) gratis. Penambahan tiga rute ini, dimulai sejak Juli 2025 lalu. Sebab, sampai saat ini, sudah terdapat 8.126 pelajar yang mendaftar.
Tampak, tangkapan layar melalui zoom, dari berbagai lokasi. Sebab, kegiatan doa dan dzikir bersama ini diikuti oleh segenap keluarga besar Kemenag Bojonegoro. Mulai dari lingkungan kantor pusat Kemenag yang difokuskan di Masjid Al-Ikhlas, hingga satuan kerja (Satker), Kantor Urusan Agama (KUA), Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), madrasah swasta tingkat MA dan MTs, serta pondok pesantren di wilayah Bojonegoro.
Tingginya angka permohonan dispensasi kawin (Diska) di Kabupaten Bojonegoro, menimbulkan pertanyaan dengan status Kabupaten Layak Anak (KLA). Aliansi Perlindungan Perempuan dan Anak (APPA) Bojonegoro menyebut, KLA hanya sebatas formalitas dan perlu adanya evaluasi.
Suasana pagi di Markas Kodim 0813 Bojonegoro terasa berbeda pada Rabu, 13 Agustus 2025. Sejumlah pejabat militer dan sipil terlihat berdatangan, bersiap menyambut kunjungan istimewa dari Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar TNI AD. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian penting dari rangkaian program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang saat ini tengah berlangsung di Desa Soko, Kecamatan Temayang.
Banyaknya tanaman jagung milik warga yang terserang hama, membuat Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 52, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro membuat trobosan.