#blokBojonegoroTV
Kader NU 'Ngontel' Temui Kiai Ma'ruf di Jakarta
Kader Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro 'ngontel' atau bersepeda ke Jakarta, Minggu (16/6/2019).
Kader Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro 'ngontel' atau bersepeda ke Jakarta, Minggu (16/6/2019).
Salah seorang kader Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro 'ngontel' atau bersepeda ke Jakarta, Minggu (16/6/2019). Ia adalah Miftahur Rohman yang juga anggota PAC GP Ansor NU Padangan, yang bernadzar menemui KH. Ma'ruf Amin jika terpilih pada Pilpres 2019.
Susunan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, sudah rampung dibahas dalam rapat pleno usai dilantik di Surabaya. Sepulangnya dari Kota Pahlawan, Jumat (14/6/2019), seluruh komisioner KPU Kabupaten Bojonegoro 2019-2024 langsung mulai mengantor di kantor KPU, Jalan KHR Moch Rosyid Nomor 93 Desa Pacul Kecamatan Bojonegoro.
Setelah menjalani beberapa kali sidang dugaan pelanggaran Calon Legislatif (Caleg) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Bojonegoro. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur memutuskan memberi sanksi tertulis dan dipastikan tidak mempengaruhi hasil perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.
Pasca adanya laporan dugaan pelanggaran Caleg Partai Nadem Kabupaten Bojonegoro yang dilayangkan Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, kepada Bawaslu Provinsi Jawa Timur, setidaknya sudah tidak kali persidangan, namun belum ada keputusan atas laporan tersebut.
Proses dugaan pelanggaran yang dilakukan salah seorang Calon Legislatif (Caleg) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) masih terus berjalan. Namun berawal adanya laporan dari masyarakat, penentuan pelanggaran dan tidaknya, sekarang ini ditangani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur.
Tahapan demi tahapan Pilpres maupun Pileg telah dilalui, namun hingga kini penetapan hasil Pemilu 2019 yang digelar serentak belum bisa diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro. Pasalnya pihaknya masih menunggu register dari Mahkamah Kontitusi (MK) sebagai pijakan untuk segera mengumumkan hasil tersebut.
Kejadian Aksi yang terjadi pada tanggal 21 dan 22 Mei tahun 2019 yang menolak hasil Pemilu 2019 di ibu Kota, yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat yang telah disusupi oleh orang-orang tidak bertanggung jawab dan mengakibatkan kerusuhan, membuat beberapa tokoh masyarakat prihatin.
Beredar nama-nama korban yang meninggal dunia saat aksi yang digelar pada tanggal 21-22 Mei 2019 di Jakarta, salah satunya adalah ada nama warga Bojonegoro.
Dalam rangka menciptakan situasi yang aman, damai dan sejuk pasca pelaksanaan Pemilu 2019, Satuan TNI dan Polri bersama komponen masyarakat menggelar pengajian yang berlangsung di Masjid Al-Ihlas Polres Bojonegoro, Rabu (22/5/2019).