#blokBojonegoroTV
Jembatan Bojonegoro-Blora Diresmikan, 3 Menteri Hadir
Jembatan Bojonegoro-Blora Diresmikan, 3 Menteri Hadir
Jembatan Bojonegoro-Blora Diresmikan, 3 Menteri Hadir
Rencana pembangunan Jembatan Kanor-Rengel (KaRe) yang meliputi dua Kabupaten, Bojonegoro dan Tuban mulai menemukan titik terang, setelah gagal dibangun pada tahun 2020.
Pembangunan jembatan penghubung antara dua wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah yang melintasi Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho untuk Kabupaten Bojonegoro dan Desa Medalem Kecamatan Kradenan untuk Kabupaten Blora menghabiskan dana sebesar Rp97.632.864.000.
Saat ada seorang wanita melahirkan tentu semua orang akan ikut tegang, apalagi melahirkan di dalam kendaraan umum. Proses melahirkan sendiri tantangannya adalah nyawa sang ibu dan bayi di dalam kandungannya.
Jembatan pengubung Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, tepatnya di Kecamatan Kanor-Rengel (KaRe) sampai awal tahun 2020 masih terkendala pembebasan lahan. Terutama untuk jalan akses.
Sesuai dengan rencana awal, jembatan pengubung Kabupaten Bojonegoro dan Tuban yang ada di Kecamatan Kanor, tahun 2020 ini dianggarkan Rp47 miliar. Dana tersebut tertuang di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk.
Jembatan Sosrodilogo yang menghubungkan Kota Bojonegoro dengan Kecamatan Trucuk, saat ini masuk tahap finishing. Rencananya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga dan Penataan Ruang Pemkab Bojonegoro menargetkan pada akhir tahun 2018 akan selesai.