Skip to main content

Category : Tag: Panen Padi


Tanya Jawab Fikih

Bawon Saat Panen Diniatkan Zakat, Bolehkah?

Di dunia pertanian Jawa, dikenal sistem pengupahan panen yang disebut bawon. Dalam sistem ini, para pekerja pemanen tidak menerima upah berupa uang, melainkan bagian padi dari hasil panen yang mereka peroleh. Semakin banyak padi yang berhasil dipanen, semakin besar pula bagian yang diterima.

Antisipasi Kemarau Ekstrem, Bupati Bojonegoro Himbau Petani Ubah Pola Tanam

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengambil langkah antisipatif menghadapi potensi musim kemarau ekstem pada tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penerbitan surat edaran (SE) Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bernomor 520/531/412.221/2026 tertanggal 16 Maret 2026 tentang Antisipasi dan Mitigasi Musim Kemarau 2026 bagi sektor pertanian.

Harga Gabah di Bojonegoro Anjlok saat Panen Raya, Dibawah HPP Pemerintah

Masa panen raya yang biasanya menjadi momen panen keuntungan bagi petani, justru menghadirkan persoalan baru di Kabupaten Bojonegoro. Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani dikabarkan jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram.

Temui Pemimpin Cabang Bulog, Eko Wahyudi : Kita Dorong Bulog Untuk Tetap Serap

Anggota DPR-RI Komisi IV Eko Wahyudi melakukan kunjungan langsung ke Perum Bulog Cabang Bojonegoro. Kedatangannya bersama anggota DPRD Bojonegoro, Sigit Kusharyanto, lantaran persoalan harga gabah di Bojonegoro yang tidak sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) beberapa waktu lalu, disambut langsung oleh Pemimpin Cabang Bulog Bojonegoro, Ferdian Darma Atmaja.

Bojonegoro Sukseskan Program Panen Satu Juta Hektare

Dalam rangka program panen nusantara satu juta hektare yang terdiri dari 66 titik se-Indonesia. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melakukan panen padi di Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu.

Kurang Air, Penen Padi Sumberagung Tak Maksimal

Petani Desa Sumberagung Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, hanya bisa pasrah lantaran pada panen padi kali ini dinilai kurang bagus kualitasnya. Hal itu disebabkan, saat masa pertumbuhan padi kekurangan air.