Hujan Deras Sebabkan Banjir di Sejumlah Jalan Kota Bojonegoro
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di pusat kota terendam banjir, Minggu (26/10/2025) petang.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di pusat kota terendam banjir, Minggu (26/10/2025) petang.
Beberapa hari terakhir, cuaca di Kabupaten Bojonegoro tak menentu. Sebab, saat siang hari mengalami panas yang menyengat, sedangkan saat sore hingga malam hari mengalami hujan deras disertai angin kencang dan petir.
Musim pancaroba identik dengan munculnya berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah batuk berdahak akibat infeksi saluran pernapasan. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Sejumlah perawatan alami dan obat-obatan bisa Anda gunakan untuk mengatasinya.
Masyarakat akan menyambut libur panjang akhir pekan ini. Namun, jangan lupa pula bahwa kita sudah memasuki musim hujan.
Masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau Pancaroba, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana alam yang berpotensi terjadi di daerahnya.
Masyarakat Kabupaten Bojonegoro diminta banyak mengonsumsi sayur dan buah, untuk menghadapi pancaroba alias pergantian dari musim penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya. Pasalnya, berbagai penyakit kerap hinggap akibat cuaca yang kerap berubah.
Peralihan musim kemarau ke musim penghujan (Pancaroba) saat ini memang cukup rentan bagi unggas terkena penyakit yang disebabkan virus maupun bakteri.
Fenomena angin puting beliung saat peralihan musim (pancaroba) perlu diwaspadai. Pada awal bulan November ini setidaknya ada 10 kejadian rumah roboh.
Hujan deras mulai melanda Kabupaten Bojonegoro dalam beberapa hari terakhir, khususnya Bojonegoro bagian timur. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menghimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penyakit yang timbul dari musim peralihan ini.
Masa peralihan musim kemarau ini, lebih 30 persen pasien yang memeriksakan kesehehatannya di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) banyak mengeluhkan penyakit flu