Telat, Wilayah Sekar Baru Panen Padi
Di sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro telah panen pada bulan Februari yang lalu. Namun, ada sebagian wilayah yang telat panen, salah satunya adalah Kecamatan Sekar.
Di sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro telah panen pada bulan Februari yang lalu. Namun, ada sebagian wilayah yang telat panen, salah satunya adalah Kecamatan Sekar.
Masih adanya 34.776 pemilih pemula yang belum mempunyai E-KTP maupun surat keterangan (Suket), tidak membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro tinggal diam. Sebagai pelaksana pemilu, KPU tidak hanya berkoordinasi tetapi juga mendesak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) untuk segera mencetak E-KTP dan Suket tersebut.
etelah seluruh akun media sosial (Medsos) pasangan calon (paslon) terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro. Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro, juga menyiapkan petugas khusus mengawasi medsos, karena dimungkinkan Paslon berkampanye di dunia maya.
Sebagian petani di Kecamatan Bubulan lebih memilih menanam kacang tanah daripada tanaman lain. Sebab, kacang tanah dinilai lebih hemat biaya.
Luapan sungai Bengawan Solo membuat petani di Desa Ngulanan, Kecamatan Dander terpaksa harus memaksa memanen hasil padi lantantaran takut akan padi tersebut mengalami kerusakan.
Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro hanya akan sampai pertengahan tahun 2018. Selain berganti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten juga untuk komisioner yang sekarang menjabat dimungkinkan akan berganti.
Rencananya Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di desa akan diperpanjang sekaligus Pemilu 2019. Namun untuk ketua PPK dimungkinkan tidak masuk nominasi dan bisa saja diganti.
Sebuah rumah kontrakan di Dusun Karanglo RT.02/RW.01 Desa Kemamang Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, digrebek pihak kepolisian.
Memasuki masa kampanye pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, belum ada Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang resmi. Pasalnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro masih proses pencetakan APK tersebut.
Luapan Sungai Bengawan Solo sempat merendam area persawahan milik petani Dander di Desa Ngablak dan Ngulanan. Akibatnya area persawahan di dua desa tersebut mengalami kerusakan, apalagi usai panen beberapa petani sudah menebar benih.