Petani Klino Banting Setir, Tinggalkan Jagung Pilih Porang
Petani Jagung di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini pindah haluan bertani porang setelah merasakan hasil tanaman tersebut lebih menjanjikan.
Petani Jagung di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini pindah haluan bertani porang setelah merasakan hasil tanaman tersebut lebih menjanjikan.
Tanaman porang atau iles-iles, saat ini mulai menjadi primadona bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. Harga tanaman umbi tersebut, saat ini cukup tinggi dan masyarakat pun mulai membudidayakannya dalam satu tahun belakangan ini.
Air susu ibu atau ASI merupakan asupan penting bagi si kecil, pada enam bulan pertama setelah masa kelahiran. Meski demikian, masih banyak orangtua baru yang kurang teredukasi soal pemberian ASI.
4 Kriteria Orang yang Kemungkinan Tak Bisa Divaksin
Salah satu warga Desa Ngrenjeng RT14/ RWW04 Kecamatan Purwosari pada hari Senin (18/1/2021) sempat menghilang dan diduga tenggelam, akhirnya Rabu (20/1/2021) ditemukan.
Budidaya tanaman porang semakin naik daun. Permintaan umbi porang sangat tinggi, sehingga harga umbi basahnya bisa mencapai Rp15.000 per kilogram. Ketika sudah dirajang dan dikeringkan menjadi chip porang, harganya bisa sampai Rp55.000-65.000 per kilogram.
Jika dulu banyak diabaikan sebagai tanaman liar di pekarangan rumah, porang (tanaman porang) kini banyak dibudidayakan petani di sejumlah daerah. Porang adalah tanaman umbi-umbian dengan nama latin Amorphophallus Muelleri.
Iles-iles merupakan jenis talas-talasan atau tanaman umbi yang bisa tumbuh di wilayah tropis dan sub tropis. Di Indonesia, Iles-Iles ini tumbuh secara liar di hutan karena masih jarang dikenal, sehingga tidak ada upaya budidaya.
Iles-iles Tumbuh Liar di Hutan Bisa Jadi Rupiah