Bulan Bhakti Pramuka Indonesia, Kwarcab Bojonegoro Gelar Donor Darah
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-60, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bojonegoro menggelar donor darah.
Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-60, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bojonegoro menggelar donor darah.
Tim PHP2D UKM Pramuka Universitas Airlangga Surbaya melaksanakan kegiatan sapa desa di kawasan Desa Wedi, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Memupuk jiwa sosial dan membangun kebersamaan, Pramuka Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro bersama Yayasan Bina Mulia (YABIMU) menggelar aksi sosial dengan memberikan makanan ke warga lanjut usia (lansia), di Dukuh Barek, Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen, Minggu (11/7/2021).
Jumat (11/6/2021) Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sunan Giri Bojonegoro menggelar pelatihan Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Dasar (KMD) di Lemcadika Bojonegoro.
Satu tahun lebih, kegiatan pembelajaran di sekolah dilakukan dengan sistem Dalam Jaringan (Daring). Pada tahun ajaran 2021/2021 direncanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan tetap akan mengutamakan keselamatan siswa-siswi dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.
Dewan Kerja Ranting (DKR) Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro menggelar santunan anak yatim, dan buka puasa bersama di Taman Pinggir Gawan (TPG), Desa Pilanggede, Kamis (6/5/2021).
Sebelumnya melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yang melakukan penyesuaian kebijakan untuk memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah, Kanwil atau Kemenag dalam memberikan izin pelaksanaan Sekolah Tatap Muka (STM). Hal ini dikeluarkan pada 20 November 2020 di kanal youtube Kemendikbud.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro bakal memprioritaskan tatap muka terbatas bagi siswa-siswi kelas 6 Sekolah Dasar dan kelas 9 Sekolah Menengah Pertama, dengan tetap memtahui prosedur protokol pencegahan penyebaran Covid-19.
Semangat Pramuka Alrosyid Turut Perkuat NKRI
Keberadaan pelajar termasuk santri sangat penting dalam menjaga dan memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seperti yang dilakukan Al-Rosyid Dander, Bojonegoro yang terus menanamkan kesatuan dan persatuan melalui pramuka dengan mengadakan kursus pembina Pramuka mahir tingkat dasar (KMD).