Tanggul Irigasi Jebol, Sawah Warga Bubulan Terdampak
Banjir yang terjadi di Kecamatan Bubulan membuat sebagian petani resah. Pasalnya, banjir merusak hektaran lahan yang hendak mereka tanami.
Banjir yang terjadi di Kecamatan Bubulan membuat sebagian petani resah. Pasalnya, banjir merusak hektaran lahan yang hendak mereka tanami.
Petani Bojonegoro saat tanam memang banyak menggunakan pupuk yang mengandung bahan kimia, sehingga unsur tanah pertanian itu kurang mengandung C organik. Oleh karenanya, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, menghimbau petani Bojonegoro untuk menanam tanaman sehat yang tidak banyak mengandung bahan kimia di antaranya 3 desa yang telah melakukan hal itu sebagai projek percontohan bagi petani lain.
Musim kemarau tahun ini, membuat petani Bojonegoro harus merelakan lahan pertanian dibiarkan tidak ditanami (bero). Bahkan lahan bero tersebut totalnya mencapai 17 ribu hektar lebih yang tersebar di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Meski Desa Ngraseh Kecamatan Dander, Bojonegoro bukan sebagai desa penghasil ketela pohon (singkong/menyok,jawa), bukan berarti warganya tidak ingin berkreasi membuat aneka olahan makanan berbahan dasar menyok.
Musim kemarau tahun ini, beberapa lahan pertanian milik warga yang ada di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, banyak yang dibiarkan terbengkalai tanpa tanaman (bero). Biasanya meski kemarau warga tetap menanam tomat atau cabai apabila air cukup.
Puluhan warga rela berlumuran lumpur yang ada di lahan kosong milik Kementrian Keuangan, Kantor Pajak Pratama yang ada dijalan A. Yani Bojonegoro. Warga tersebut berebut memperoleh ikan. Ada yang gunakan jaring maupun menggunakan kedua tangannya.
Kebutuhan air yang cukup untuk tanaman sangatlah penting, apalagi tanaman tersebut saat masa pertumbuhan membutuhkan air yang banyak, seperti padi.
Pemerintah Desa (Pemdes) Pelem bersama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Kecamatan Purwosari dan juga Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes), untuk membahas Tanah Kas Desa (TKD) Pelem, Jumat (27/7/2018) kemarin di balai desa.
Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro yang menyaber juara I tingkat provinsi dalam lomba dalam olahan masakan yang berbahan dasar ikan bandeng yang diselenggarakan di Surabaya.
Pada musim kemarau ini, ribuan hektare lahan pertanian yang ada di Kecamatan Sugihwaras didominasi dengan komoditi tanaman jagung dan tembakau. Petani setempat menilai dua komoditi itu lebih cocok dan lebih laku dijual saat masa panen mendatang.