4 Rumah di Pacing Terkena Longsor
Intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi di wilayah selatan Bojonegoro, mengakibatkan tanah lonsor yang menimpa 4 rumah milik warga Dusun Krajan, RT 10 RW 02, Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu.
Intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi di wilayah selatan Bojonegoro, mengakibatkan tanah lonsor yang menimpa 4 rumah milik warga Dusun Krajan, RT 10 RW 02, Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu.
Daun-daun kering berserakan di parkiran bekas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo di Jalan dr. Wahidin No.04 Kota Bojonegoro, yang sejak 16 Desember 2016 lalu mulai tak berpenghuni. Sebab rumah yang menjadi pusat pengobatan warga Bojonegoro itu sudah pindah ke Jalan Veteran timur Kota Bojonegoro.
Pasca pemindahan tempat pelayanan pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo dari Jalan dr. Wahidin ke Jalan Veteran pada 16 Desember 2016 lalu. Kini kondisi bangunan RSUD lama di jalan dr. Whidin sedikit horor, lantaran sepi tidak ada aktivitas apapun.
Diguyur hujan beberapa kali membuat jalan penghubung antara Kecamatan Sukosewu dan Temayang rusak parah. Terlihat di beberapa titik jalan berlubang dan bergelombang cukup parah. Pengguna jalan yang melintas di wilayah tersebut harus ekstra hati-hati, jika berkendara dengan sepeda motor.
Usai jalan sehat yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro (Organisasi Serbaguna Gotong Royong) 1957 Bojonegoro, Minggu (19/11/2017) di Alun-Alun Bojonegoro. Puluhan ribu peserta jalan sehat juga ikut menyemarakkan prosesi pelantikan PDK Kosgoro 1957 Bojonegoro masa bakti 2017-2022.
Jalan sehat yang diselengarakan Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro (Organisasi Serbaguna Gotong Royong) 1957 Bojonegoro, pada Minggu (19/11/2017) besok di alun-alun Bojonegoro akan berlangsung semarak. Pasalnya puluhan ribu peserta sudah mendaftar untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kosgoro ke-60 itu.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro kembali menciduk dua pasangan bukan suami istri, Rabu (15/11/2107), dalam operasi rutin yang digelar pagi tadi.
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukosewu, mencatat angka pernikahan di bulan September hingga pertengahan November 2017 mencapai 34 pasang. Kebanyakan, pasangan pengantin itu, lebih memilih melangsungkan akad pernikahan di rumah dibandingkan melaksanakan akad nikah di Kantor KUA setempat.
Sejumlah jalan poros penghubung di Kecamatan Sukosewu mengalami kerusakan. Terlebih lagi saat ini, jalan yang rusak itu bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Masa tanam padi di wilayah Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro, terbilang mundur akibat kurangnya air. Padahal tahun sebelumnya bulan November, para petani di Kecamatan Sukosewu sudah masuk masa tanam, selain itu faktor lain adalah adanya hama tikus.