HUT ke 42 Koperasi Kareb, Wabup Berangkatkan Jalan Sehat
Memperingati Hari Ulang Tahun ke 42, Koperasi Kareb menggelar jalan santai bersama karyawan koperasi dan masyarakat, Minggu (28/10/2018).
Memperingati Hari Ulang Tahun ke 42, Koperasi Kareb menggelar jalan santai bersama karyawan koperasi dan masyarakat, Minggu (28/10/2018).
Jumlah koperasi di Bojonegoro mencapai ribuan, namun dari keseluruhan koperasi yang ada ternyata tak semuanya mengantongi Nomor Induk Koperasi (NIK). Walaupun begitu, Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro mendorong koperasi yang belum punya NIK untuk segera mendaftarkannya, data sementara untuk 2018 ini ada 10 koperasi yang sedang mengusulkan mendapatkan NIK.
Koperasi di Bojonegoro jumlahnya mencapai ribuan, meski begitu koperasi yang belum mengantongi Nomor Induk Koperasi (NIK) masih banyak. Oleh karenanya Dinas Koperasi dan UMKM Bojonegoro, mengimbau bagi koperasi yang belum mempunyai NIK untuk segera mengajukan ke Pusat.
Pengembangan koperasi dan usaha mikro di Kabupaten Bojonegoro tidak hanya perencanaan maupun konsep yang bagus. Namun payung hukum, Peraturan Daerah (Perda) perlu dibuat untuk mengembangkan koperasi tersebut.
348 koper milik jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro yang sempat tertahan di bandara Arab Saudi, menurut perwakilan embarkasi Surabaya, Ubaidillah, karena cuaca ekstrem cukup panas saat pesawat hendak take off, sehingga sebagian koper jemaah haji harus dikurangi.
Setelah sampai di Kantor Kemenag Bojonegoro jalan Pattimura, koper milik jemaah haji yang sempat tertahan di Arab Saudi akan langsung didistribusikan ke masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), agar bisa langsung diterima jemaah.
Koper jemaah haji yang sempat tertahan di bandara Arab Saudi, kini telah sampai di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro. Ratusan koper tersebut disalurkan ke kantor Kemenag Bojonegoro, Jumat (14/9/2018) dini hari tadi.
Banyaknya barang bawaan dalam koper jemaah haji asal Bojonegoro yang masih tertinggal di Bandara Saudi itu, diduga karena kelebihan beban. Sehingga pihak bandara Saudi harus menurunkan sebagian koper milik jamaah haji agar tidak mengganggu dan membahayakan penerbangan menuju tanah air.
Banyaknya koper atau barang bawaan jamaah haji Bojonegoro, yang tertinggal di Bandara Saudi Arabia diakui oleh ratusan jamaah yang tiba di Bojonegoro dan juga menyayangkan kejadian itu. Sebelumnya koper bawaan itu sudah ditimbang dan tidak melebihi kapasitas berat yang telah ditentukan
Sebagian barang bawaan atau koper jemaah haji dari 2 kloter 39 dan 40 dipastikan tertinggal di bandara penerbangan Saudi Arabia, dikarenakan bawaan/koper tersebut mengalami overload atau kelebihan batas muatan, sehingga pihak penerbangan Arab Saudi menahannya.