Hari Terakhir Pengajuan BLT UMKM, Warga Rela Antre Sejak Pagi
Hari terakhir pengajuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II, bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro, disambut baik dan antusias masyarakat.
Hari terakhir pengajuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II, bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bojonegoro, disambut baik dan antusias masyarakat.
Koperasi Kareb melakukan langkah antisipatif dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan rokok ini memberlakukan sistem pemeriksaan menggunakan thermal scanner (alat pendeteksi suhu tubuh) yang dilakukan oleh para petugas.
Dari 1.262 koperasi yang ada di Kabupaten Bojonegoro, ada ratusan koperasi yang terancam macet dikarenakan banyak pinjaman macet sehingga keberadaan koperasi itu terancam gulung tikar atau tutup.
Koperasi di Kabupaten Bojonegoro jumlahnya mencapai seribuan lebih. Namun tidak semuanya koperasi tersebut bisa berkembang dengan baik. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (Dinas Koperasi dan UMKM ) Bojonegoro, Setyo Yuliono.
Belasan truk disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, untuk mengangkut Koper bawaan ribuan jamaah haji. Nantinya, truk tersebut bakal diberangkatkan sehari sebelum jamaah haji berangkat keasrama haji, Rabu (31/7/2019) mendatang.
Pada musim haji kali ini, koper bawaan jemaah haji tidak lagi diperbolehkan memakai jaring atau tali sebagai pengaman, hal itu dikarenakan untuk mempermudah pengaturan dan penataan barang jamaah saat berada di bagasi.
Ribuan koper untuk Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro sudah tiba, dan dibagikan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masing-masing. Namun masih ada jemaah yang belum kebagian koper.
Sekitar 40 orang menghadiri pelatihan Penguatan Kapasitas Untuk Pengelola dan Staff Koperasi di Pusat Inkubasi Bisnis (PIB), Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Sabtu (18/05/19). Kegiatan yang didukung oleh operator Lapangan Migas Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro, Elza D. Agustina.
Pembinaan Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) atau Usaha Ekonomi Produktif (UEP) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Diharapkan lebih mampu memanajemen keuangan dalam pengembangan usaha.
Keberadaan koperasi syariah di Kabupaten Bojonegoro terus berkembang pesat, hal itu ditunjukkan banyaknya BMT Baitul Maal wa Tamwil yang dikelola pengurus Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai upaya peningkatan kapasitas, forum BMT Bintang Sembilan (FBBS) mengadakan pelatihan manajemen pengelolaan koperasi syariah.