PAC Fatayat NU Kanor Gelar Lomba Baca Kitab Kuning
Untuk melestarikan tradisi luhur, PAC Fatayat NU Kanor, Kabupaten Bojonegoro, menggelar lomba baca kitab kuning "Safinatun Najah", Jumat (16/6/2023).
Untuk melestarikan tradisi luhur, PAC Fatayat NU Kanor, Kabupaten Bojonegoro, menggelar lomba baca kitab kuning "Safinatun Najah", Jumat (16/6/2023).
Sebagai bagian memperingati Hari Santri, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar kegiatan Lomba Baca Kitab Kuning. Kegiatan dilaksanakan di kantor DPD PKS Jalan Lisman No. 10, Kota/Kabupaten Bojonegoro.
Banyak cara dapat dilakukan untuk menjaga sebuah tradisi leluhur supaya tak hilang diterjang zaman. Apalagi tradisi keislaman, seperti kajian kitab.
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim.†hadits riwayat Ibnu Majah dari sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir.
Kitab kuning selama ini identik dengan kajian di Pondok Pesantren (Ponpes). Sebagai upaya untuk membumikan kitab kuning, DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengadakan Training Of Trainer (TOT) cara cepat belajar baca kitab kuning, di Pondok Syiar Baitullah Rumali, Balen, Bojonegoro.
Puluhan Mahasiswa berbondong-bondong mengikuti kajian kitab kuning 'Al-Waroqot' yang digelar oleh Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Attanwir di Gedung STAI setempat, Jumat (16/11/2018) siang.
Acara bedah kitab Risalatul Mahid yang di agendakan oleh AISBA (Assosiation Islamic Student Attanwir Of Kepohbaru) Jumat (2/10/2018) di Gedung PonPes Attanwir Talun Sumberrejo berlangsung meriah. Sebanyak 240 murid yang mengikuti kegiatan tersebut.
Peserta acara Bedah Kitab Risalatul Mahid yang diadakan oleh AISBA (Association Islamic Student At-tanwir of Kepohbaru), Jumat (2/11/2018) pagi, terlihat membludak.
Berbagai acara diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, dalam rangka menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN). Salah satunya lomba baca kitab, karena Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah mewajibkan HSN untuk melibatkan ciri khas santri.
Untuk memeriahkan Peringatan Hari Santri tahun 2018 ini di Bojonegoro, selain menggelar upacara dan juga pertunjukan drama kolosal, nantinya juga bakal ada beberapa lomba yang digelar, yakni seperti paduan suara menyanyikan lagu ahlal wathon dan lomba baca kitab kuning.