Tahun Ini Kemenag Rombak Pengawas Madrasah
Pada tahun 2017 ini, pengawas Madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro akan dirombak, yaitu untuk masa bhakti 5 tahun kedepan.
Pada tahun 2017 ini, pengawas Madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro akan dirombak, yaitu untuk masa bhakti 5 tahun kedepan.
Meski daftar tunggu haji sampai puluhan tahun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk pergi ke tanah suci. Bahkan, antusias umat muslim untuk menjalankan rukun Islam yang ke lima tersebut selalu bertambah.
Ratusan orang dari keluarga jamaah calon haji Bojonegoro memadati Sekolah Model Terpadu Desa Sukowati, Kapas dan Jalan Imam Bonjol (depan kantor pemkab) untuk mengiringi keberangkatan 1.086 calon jamah haji.
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro melakukan pergantian Kepala Kantor Urusan Agama (KAU) di Kota Ledre. Namun masih ada satu kecamatan yang masih kosong, sehingga dirangkap Kepala KUA lainnya.
Sebagai upaya untuk memperbaiki tata kelola guna peningkatan Kapasitas proses pembelajaran terhadap siswa, puluhan Madrasah pada bulan Juni tahun 2017, akan melaksanakan akreditasi.
Tim Badan Hisab dan Rukyah (BHR) Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Jumat (26/5/2017) besok akan melakukan rukyatul hilal (melihat bulan) di Wonocolo Kecamatan Kedewan sebelum Maghrib. Rukyatul hilal dilakukan untuk menentukan jatuhnya awal Ramadan tahun ini 1438H/2017.
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Provinsi Jawa Timur Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, akan mengirimkan siswa yang terbaiknya dalam mengikuti ajang tersebut, yang akan dilaksanakan pada Rabu (24/5/2017) besok.
Tropy juara lomba Festival PAI 2017 yang diselenggarakan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dilaksanakan pada Senin (15/5/2017) di Kantor Kemenag Bojonegoro.
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) nantinya akan menggunakan sistem Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) yakan diikuti sebanyak 240 Madrasah Ibtidaiyah se Kabupaten Bojonegoro.
Kabar gembira bagi hafidz-hafidzah di Kabupaten Bojonegoro, karena Pemerintah Kabupaten akan memberikan gaji buat mereka. Namun sebelum pembagian anggaran yang sudah disiapkan Pemkab sekitar Rp 200 juta, akan dilakukan seleksi.