Rekrutmen PKH Kemensos
Kuota Bojonegoro 57 Pendamping PKH
Hari ini, Senin, (9/10/2017) mulai pukul 00.00 WIB, rekrutmen tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementrian Sosial ( Kemensos) RI resmi dibuka secara serentak.
Hari ini, Senin, (9/10/2017) mulai pukul 00.00 WIB, rekrutmen tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kementrian Sosial ( Kemensos) RI resmi dibuka secara serentak.
Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro melakukan Pembinaan dan Sosialisasi revisi Kurikulum 2013 pada Sabtu (7/10/2017), yang dihadiri oleh seluruh Kepala Madrasah mulai Ibtidaiyah hingga Aliyah se Kabupaten Bojonegoro.
Seluruh jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro yang terdiri dari 3 kloter yakni 13, 14 dan 15 saat ini seluruhnya sudah berada di Arafah untuk melakukan wukuf, Kamis (31/8/2017).
Jamaah haji asal Bojonegoro sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk melakukan wukuf di Arafah yang diperkirakan akan dimulai hari Kamis (31/8/2017) ini. Sebelumnya, telah dilakukan survey di beberapa tempat untuk pelaksanaan tersebut.
Meski Penerapan sekolah lima hari atau Full Days School di Bojonegoro belum ditetapkan, namun tidak dipungkiri Dinas pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro mengakui ada beberapa sekolah sudah mulai menerapkan pemberlakuan FDS di tingkat Sekolah Dasar (SD)
Pada tahun 2017 ini, pengawas Madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro akan dirombak, yaitu untuk masa bhakti 5 tahun kedepan.
Menteri Koperasi dan UMKM dalam kunjungannya kerjanya di Bojonegoro, memperkenalkan Kredit Ultra Mikro bagi masyarakat Bojonegoro, yang mana program tersebut diluncurkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang sejalan dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang banyak diketahui masyarakat.
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) menginstruksikan kepada seluruh Banom (jajaran) di Pengurus Cabang (PC) untuk menggelar aksi penolakan, terhadap Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 tahun 2017 tentang Lima hari Sekolah atau Full Day School (FDS). Hal tersebut, langsung direspon cepat oleh Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Bojonegoro, terkait penolakan terhadap peraturan Kemendikbud tersebut.
Meski daftar tunggu haji sampai puluhan tahun tidak menyurutkan animo masyarakat untuk pergi ke tanah suci. Bahkan, antusias umat muslim untuk menjalankan rukun Islam yang ke lima tersebut selalu bertambah.
Ratusan orang dari keluarga jamaah calon haji Bojonegoro memadati Sekolah Model Terpadu Desa Sukowati, Kapas dan Jalan Imam Bonjol (depan kantor pemkab) untuk mengiringi keberangkatan 1.086 calon jamah haji.