Skip to main content

Category : Tag: Kekeringan


3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan

Musim kemarau yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, menyebabkan ribuan hektar sawah milik petani mengalami kekeringan dikarenakan kekurangan air. Akibat kekeringan itu, ribuan hektar yang sudah tanaman milik petani terancam gagal dan mati tanaman padinya.

Ribuan Hektar Lahan Pertanian Mulai Kekeringan

Musim kemarau yang melanda di berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro mengklaim ada ribuan hektar lahan yang terkena dampaknya. Ada ribuan hektar, akibat kekeringan itu menyebabkan tanaman milik petani terancam puso atau gagal panen.

Kesulitan Air, Petani Kepohbaru Terancam Gagal Panen

Awal musim kemarau membuat petani Kecamatan Kepohbaru mulai resah lantran sulitnya mendapatkan air untuk mengairi sawah mereka yang terlanjur ditanami padi. Beberapa sungai yang ada di wilayah tersebut juga sudah mulai kering.

Awal Kemarau, Petani Kepohbaru Alami Kekeringan

Awal kemarau sudah mulai dirasakan sebagian masyarakat Bojonegoro, meski bisa dibilang baru menginjak musim kemarau beberapa wilayah sudah mengeluh kesulitan air, terlebih untuk pertanian.

Waspada Kemarau

Belum Ada Laporan, BPBD Mulai Petakan Kekeringan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, mulai mewaspadai dampak musim kemarau. Salah satunya dengan melakukan pemetaan kawasan yang rawan dilanda kekeringan.

Meski Sudah Hujan, Droping Air Diperpanjang Hingga 22 November

Hujan sudah mulai mengguyur Kabupaten Bojonegoro sejak beberapa hari yang lalu. Namun, kekurangan air bersih masih terjadi di berbagai daerah. Karena itu, Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro terus memberikan droping air bersih di sejumlah desa yang terdampak kekeringan.

Kekeringan Selama 3 Bulan, Desa Ini Baru Dapat Droping Air

Kebahagian warga Desa Pengkol, Kecamatan Sumberrejo tak bisa ditutupi. Pasalnya selama 3 bulan lebih kekeringan akhirnya baru dapat bantuan air bersih. Bantuan air bersih itu diberikan oleh Kasat Narkoba Polres Bojonegoro, Bambang Adi Trenggani pada Selasa (6/11/2018) sebanyak 2 truk tangki.

#bB60Detik

Woww..! Selama Kemarau, Dropping 1,8 Juta Liter Air

18 kecamatan di Bojonegoro terdampak kemarau. 72 desa mengajukan dropping air bersih ke BPBD. Desa di Sumberejo dan Sugihwaras paling butuh air. Rata-rata, tiap desa menerima 5 hingga 6 kali dropping. Satu kali dropping menggunakan truk tangki 5000 liter. Sampai akhir Oktober, ada 371 dropping air bersih. Total selama kemarau, droping air mencapai 1,8 juta liter