Skip to main content

Category : Tag: Kekeringan


BPBD Bojonegoro Telah Salurkan 378 Rit Air Bersih

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro hingga 5 September 2019 telah menyalurkan ratusan rit air bersih kepada warga Bojonegoro yang ada di 40 desa yang tersebar di 17 Kecamatan. Penyaluran distribusi air tersebut upaya mengatasi kekurangan air bersih akibat dampak kekeringan kemarau ini.

Kekeringan Meluas, 340 Rit Air Bersih Disalurkan untuk 17 Kecamatan

Sampai dengan hari ini, Senin (2/9/2019) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro telah mengirimkan 340 Rit air bersih yang didistribusikan untuk 36 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Jumlah ini naik signifikan dari data yang tercatat Kamis (29/8/2019) lalu yang baru mencapau 292 rit penyaluran air bersih.

Cukupi Kebutuhan, Warga Sumberharjo Gunakan Air Waduk

Musim kemarau tahun ini menjadi momok bagi Masyarakat Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, khususnya warga Desa Sumberharjo yang mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

#BeritaFoto

Warga Antre Air dari PCNU Bojonegoro

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro ikut berbagi dengan mengirim bantuan berupa air bersih kepada warga yang membutuhkan.

Bantu Kekeringan, LazizNu Sumberrejo Distribusikan Air Bersih

Musim kemarau yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakibatkan sejumlah daerah krisis air bersih. Sedikitnya 22 Desa dari 12 kecamatan mengalami kekeringan. Puncak kekeringan diprediksi akan terjadi pada bulan September sampai Oktober 2019.

Hadapi Kekeringan, Tahun 2019 BPBD Siapkan 500 Tangki Air Bersih

Kekeringan hampir terjadi di seluruh daerah saat musim kemarau seperti ini. Seperti halnya dengan wilayah Kabupaten Bojonegoro. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terdapat 19 Kecamatan dan 74 desa yang berpotensi mengalami kekeringan di tahun 2019 ini.