Skip to main content

Category : Tag: Kedung


Terus Hujan, Harga Tembakau Merosot Rp20.000

Sempat bertahan meski diguyur hujan beberapa kali. Harga tembakau di Kabupaten Bojonegoro mulai turun, dari sebelumnya harga tembakau ranjang bisa laku sampai Rp30.000 saat ini harga turun menjadi Rp20.000 per kilogram. Penurunan ini sontak membuat petani kaget.

PAC IPNU IPPNU Kedungadem Pelantikan dan Istighosah Kubro

Pimpinan Annak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kedungadem tepat pada peringatan hari kesetiaan pancasila, telah menyatakan sumpahnya menjadi pengurus PAC. Hadir dalam acara tersebut ribuan jamaah serta undangan MWC NU dan banom.

Salip Mobil, Pemotor Tertabrak Truk di Kedungbondo

Nasib tragis dialami, Mujiono Efendi (49), warga Genting gang 4 nomor 14 RT.04/RW.03 Kalianak Surabaya, terlibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (29/9/2017). Pasalnya sepeda motor yang dikendarainya tertubruk truk, saat menyalip mobil Toyota Rush di depannya.

Hujan, Tanaman Tembakau Tetap Bagus

Hujan yang turun beberapa hari belakangan ini dirasa tidak berpengaruh terhadap tanaman tembakau di Kabupaten Bojonegoro. Karena sampai sekarang tanaman tembakau masih bagus, hujan yang menguyur hanya seperti tembakau saat setelah disiram.

PAC Kedungadem Gelar Diklat Administrasi

Administrasi dalam organisasi memang sangat penting dan kenyataan masih banyak saat ini yang kurang memahami tentang cara administrasi yang benar. Untuk itu Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nadhalatul 'Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nadhalatul 'Ulama (IPPNU) mengadakan diklat administrasi.

Embung Mampu Minimalisir Kekeringan di Kedungadem

Kekeringan di Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro dipastikan bisa diminimalisir di tahun 2017 ini. Desa Kepohkidul yang biasanya sering terjadi kekeringan sudah mudah mendapatkan air dari embung yang ada.

450 Hektar Lahan di Kedungadem Ditanami Kedelai

Selain beralih ke tanaman tembakau, sejumlah petani di Kecamatan kedungadem juga beralih ke tanaman palawija seperti kedelai terutama untuk wilayah Kedunagdem bagian barat seperti Desa Megale.

Petani Kedungadem Mulai Beralih ke Tanaman Tembakau

Memasuki bulan kemarau, warga Kedungadem mulai beralih ke tanaman tembakau. Sampai saat ini, meski hujan masih sering turun namun tidak membuat sejumlah petani ketar-ketir. Pasalnya pola tanam tembakau di Kecamatan Kedungadem dengan cara meninggikan kontur tanah yang ditanami biji tembakau.

Petani Mojoagung Lebih Memilih Menanam Bawang

Memasuki musim kemarau seperti ini, tentunya banyak petani yang lebih memilih menanam tanaman yang membutuhkan kadar air sedikit, khususnya para petani yang berada di daerah jauh dari sumber air. Seperti menanam jagung, kedelai maupun tembakau.