Dua Hari Puting Beliung, Taksir Kerugian Rp2,3 M
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Bojonegoro dua hari ini, mengakibatkan kerugian materi sebesar Rp2,3 Miliar lebih (Rp2.365.700.000).
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Bojonegoro dua hari ini, mengakibatkan kerugian materi sebesar Rp2,3 Miliar lebih (Rp2.365.700.000).
Nasib nahas mobil Sedan Toyota VIOS nopol K-7108-BD, yang masuk ke dalam sungai turut tanah Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/11/2019) menjadi tontonan warga, maupun pengguna jalan yang melintas di jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.
Tujuh jabatan Kepala Dinas (Kadin) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro saat ini masih kosong, tentu hal itu akan berdampak pada kinerja dinas tersebut. Sehinga lelang jabatan kadin dibuka.
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengadakan Focus Group Discusion (FGD), pembuatan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) jaminan sosial di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut juga diikuti anggota DPRD dan Organisasi Perangakat Daerah (OPD) terkait, di salah satu hotel di Yogyakarta, tanggal 8-9 November 2019.
- Hujan yang disertai angin kencang yang terjadi Sabtu (9/11/2019) lalu, menyebabkan beberapa rumah, gedung yang ada di sekitar Kota Bojonegoro mengalami kerusakan parah. Bahkan beberapa pohon juga tumbang sehingga menyebabkan aliran listrik di wilayah Kota Bojonegoro padam dan seakan kondisinya seperti kota mati karena gelap gulita.
Riyadi (39) warga Desa Kanten, Kecamatan Trucuk mengalami kerugian jutaan rupiah, karena rumah berukuran 10x8 meter miliknya terbakar pada Senin (11/11/2019). Diduga kebakaran tersebut karena korseleting listrik.
Banyak orang yang salah paham bila bicara tentang High-Functioning Anxiety yang merupakan kecemasan yang bisa dialami orang yang tampak sukses dalam pekerjaan, atau rumah tangga, namun sebenarnya terus mengalami rasa cemas.
Selain mutasi Kepala SD yang dilakukan oleh Pemkab Bojonegoro beberapa waktu lalu, Pemkab Bojonegoro juga mempromosikan puluhan jabatan promosi untuk mengisi kekosongan kepala SD yang selama kosong. Padahal selama ini kekosongan kepala SD itu terjadi sejak lama yang jumlahnya ada ratusan Kepala SD.
Permasalahan yang menimpa Komunitas Pedagang Keliling (Kopling) Kabupaten Bojonegoro yang dilarang berjualan di halaman sekolah sampai saat ini belum ada titik jelas. Pasalnya pasca melakukan hearing dengan Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (29/10/2019) lalu di Kantor DPRD Bojonegoro belum menemukan hasil.
Pagelaran ketoprak siswo budoyo dengan lakon 'Raden Wijaya Ngratu' berlangsung semarak. Melalui pertunjukan tersebut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro, ingin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pesta demokrasi.