Skip to main content

Category : Tag: Kabupaten


Muktamar NU ke 35 Tambakberas

Gaungkan Semangat Pra Muktamar ke-35 NU, IKABU Bojonegoro-Blora Gelar Bedah Buku di UNUGIRI

Dalam rangka menyemarakkan gelaran Pra Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berpusat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Bojonegoro-Blora berkolaborasi dengan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) dan PCNU Bojonegoro, sukses menyelenggarakan Bedah Buku bertajuk "KH. Abdul Wahab Hasbullah: Pendiri NU Penggerak NKRI".

Muktamar NU ke 35 Tambakberas

Siang Nanti, Hadir dan Ikuti Bedah Buku KH Abdul Wahab Hasbullah di UNUGIRI

Salah satunya dengan gelaran Bedah Buku Pra Muktamar yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas, Cabang Bojonegoro-Blora. Buku yang berjudul "KH. Abdul Wahab Hasbullah: Pendiri NU Penggerak NKRI" karya H. Abdul Mun’im DZ. Tema kegiatan ini "Meneladani Ijtihad Kebangsaan dan Spirit Perjuangan Muassis NU Menuju Muktamar".

Muktamar NU ke 35 Tambakberas

Sambut Peserta dan Pengunjung Muktamar NU ke 35 Tahun 2026, Panlok Siapkan Bazar Ekonomi

Persiapan terus dilakukan oleh Panitia Lokal (Panlok) Muktamar NU ke 35 Tahun 2026 di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Termasuk menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan Muktamar Ke-35 NU yang digelar kemarin. Rapat berlangsung di Lantai 2 Kantor Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, dihadiri perwakilan panitia lokal dari seluruh ranting NU se-Kecamatan Jombang.

LPA Bojonegoro Dorong Kolaborasi Cegah Kekerasan Anak Lewat FGD Hari Anak Nasional

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Bojonegoro menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema "Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Anak" di Ruang Banmus DPRD Bojonegoro, Kamis (30/7/2026). Kegiatan dalam rangka Hari Anak Nasional ke-42 ini mempertemukan pemerintah daerah, DPRD, organisasi masyarakat, akademisi, hingga pegiat perlindungan anak untuk menyusun langkah konkret menekan angka kekerasan terhadap anak di Bojonegoro.

Kolom

Mimpi yang Tertunda

Pagi itu halaman depan harian Radar Bojonegoro seperti menampar siapa pun yang membacanya. Di tengah semarak peringatan Hari Anak Nasional 2026, sebuah angka dicetak besar dengan warna merah menyala: 4.745 Anak Tidak Sekolah. Angka itu seolah lebih lantang daripada pidato-pidato seremonial. Ia tidak berteriak, tetapi cukup membuat siapa saja yang peduli pada masa depan berhenti sejenak.