Baru Rampung, Jalan BKKD Rp2,8 Miliar di Desa Klino Bojonegoro Dibongkar
Pembangunan jalan poros desa di Kabupaten Bojonegoro melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 resmi memasuki batas akhir pada 31 Maret 2025.
Pembangunan jalan poros desa di Kabupaten Bojonegoro melalui skema Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 resmi memasuki batas akhir pada 31 Maret 2025.
Buntut kerusakan jalan aspal di Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro yang menggunakan dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025 langsung mengundang Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro untuk melakukan inspeksi mendadak (Sidak).
Proyek peningkatan jalan desa di Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro mengalami kerusakan. Padahal, jalan yang dibangun melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 baru rampung dikerjakan sekitar sebulan.
Dugaan tindak pidana korupsi dalam program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 mulai bergulir ke ranah hukum. Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro telah menerima laporan dari warga perihal dugaan korupsi tersebut, Rabu (25/2/2026) kemarin.
Agar mempercepat pemerataan ekonomi di wilayah utara Kabupaten Bojonegoro terus dipacu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah meninjau langsung proses pengecoran jalan melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di Desa Mulyoagung, Kecamatan Balen, Bojonegoro Rabu (28/01/2026).
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMPR) menuntaskan rekonstruksi 27 ruas jalan kabupaten dengan konstruksi rigid beton sepanjang sekitar 33 kilometer sepanjang tahun 2025 ini.
Sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai merealisasikan program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025. Salah satunya Desa Beged, Kecamatan Gayam, yang saat ini tengah membangun jalan cor rigid sebagai bagian dari peningkatan infrastruktur desa.
Di balik deru molen yang terus mengaduk-adukan semen dan batu split, puluhan prajurit TNI tampak bekerja berdampingan dengan warga Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro.
Pagi itu, aroma tanah lembab masih menyelimuti perbukitan Desa Soko, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Di balik deru molen yang terus mengaduk adukan semen dan batu split, puluhan prajurit TNI tampak bekerja berdampingan dengan warga, bahu membahu mengejar target pembangunan jalan cor beton sepanjang 1.372 meter dengan lebar 3,5 meter.
Adanya industri migas di Kabupaten Bojonegoro tentu memberikan dampak positif bagi perkembangan daerah, hal itu terbukti pada 2023 target Dana Bagi Hasil (DBH) migas capai Rp1,7 triliun, dan untuk tahun 2024 ini ditarget naik jadi Rp 1,8 triliun.