Capaian Sub - PIN Polio di Bojonegoro Sudah 48 Persen
Sebanyak 141.619 anak di Kabupaten Bojonegoro menjadi target Sub-PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio secara serentak mulai 15 - 21 Januari 2024.
Sebanyak 141.619 anak di Kabupaten Bojonegoro menjadi target Sub-PIN (Pekan Imunisasi Nasional) Polio secara serentak mulai 15 - 21 Januari 2024.
Menyusul terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus baru penyakit polio di Kabupaten Sampang dan pamekasan Jawa Timur, juga Kabupaten Klaten Jawa Tengah, Pemerintah bersama Komite Imunisasi Nasional telah memberikan rekomendasi untuk segera merespons KLB dengan memberikan imunisasi tambahan atau yang dikenal dengan Sub Pekan Imunisasi Polio (Sub PIN Polio)".
Kementerian Kesehatan bakal menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional Polio atau Sub PIN Polio secara serentak mulai 15 - 21 Januari 2024. Sementara, putaran kedua akan dilaksanakan pada 19 – 25 Februari 2024, sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio adalah imunisasi tambahan yang diberikan jika ada Kejadian Luar Biasa (KLB).
Imunisasi menjadi bagian yang penting bagi anak-anak. Dengan imunisasi, itu akan membantu menjaga sistem kekebalan tubuhnya baik sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Namun, rupanya selain memberikan kekebalan tubuh, imunisasi yang lengkap juga berpengaruh pada kecerdasan anak. Ketua Satgas Imunisasi IDAI, Prof. DR Dr Hartono Gunardi, SpA(K), mengatakan, dengan imunisasi lengkap akan membuat anak menjadi pintar.
Prestasi membanggakan didapat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, yang menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Setelah OPD yang menangani kesehatan itu target imunisasi dapat tercapai dimasa pandemi Covid-19.
Disuntik Vaksin, Arumi Pegang Erat Tangan Wagub Emil Dardak
Vaksinasi COVID-19 sudah dimulai sejak 13 Januari 2021. Program vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap dalam 2 gelombang yang akan berlangsung hingga Maret 2022.
Sebuah postingan di media sosial menyebut vaksin yang digunakan Presiden Jokowi bukan Sinovac asli karena harus dimasukkan ke dalam alat suntik.
Vaksinasi Covid-19 untuk mengatasi pandemi telah dimulai yang ditandai dengan pemberian vaksin kepada Presiden Joko Widodo sebagai orang pertama di Indonesia yang mendapatkan vaksin. Proses vaksinasi perdana dan seterusnya dijalankan sesuai dengan syarat-syarat medis dan standar badan kesehatan dunia WHO.