Hingga 2017, ada 501 Embung Dibangun
Hingga tahun 2017 saat ini, embung di wilayah Kabupaten Bojonegoro sudah terbangun 501 titik lokasi yang tersebar di berbagai desa dan kecamatan.
Hingga tahun 2017 saat ini, embung di wilayah Kabupaten Bojonegoro sudah terbangun 501 titik lokasi yang tersebar di berbagai desa dan kecamatan.
Selama tiga hari Jonegoroan Creative Fair (JCF) digelar oleh Pemkab Bojonegoro dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia di Gedung Ratnaningsih UPT Pengembangan Kreatif, Jalan Veteran Bojonegoro. Sampai hari terakhir kemarin animo masyarakat masih kecil.
Setelah menggusur warga RT.31/RW.06, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro yang menempati tanah milik Dinas PU Pengairan Provinsi guna menormalisasi saluran air, Selasa (17/10/2017), rencananya hal itu juga akan dilakukan pada sebagian lahan milik Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Bojonegoro, di Jalan Monginsidi No.9 Sukorejo, yang disinyalir masih masuk lahan dinas terkait.
Puluhan warga RT.31/RW.06 Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, yang terkena gusur karena menempati lahan milik Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur, selanjutnya akan direlokasi.
Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Budi Suprayitno menjelaskan, jika warga RT.31/RW.06, yang terkena penggusuran oleh Dinas PU Pengairan Provinsi Jawa Timur dipastikan tidak mendapat ganti rugi.
Sebanyak 168 rumah milik warga Desa Sukorejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, yang berada di atas tanah milik Dinas Pengairan Provinsi Jawa Timur terpaksa dirobahkan, Selasa (17/10/2017) siang.
Pemerintah melalui Kementrian Perdagangan (Kemendag) mengusulkan ritel modern membuat sales point bagi warung tradisional untuk mendapatkan akses pasokan. Tujuannya, supaya warung tradisional bisa mendapatkan pasokan dengan harga yang lebih murah. Namun kebijakan itu berdampak pada distributor daerah dan agen yang kehilangan pasar. Hal itu menyebabkan UKM kewalahan mencari konsumen.
Nasib Guru Tidak Tetap (GTT) yang mengabdi untuk Sekolah Menengah Atas Negeri Sederajat (SMAN) kian tidak menentu nasibnya, setelah diambilalih pengelolaannya oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Upaya meningkatan minat baca di masyarakat terus dilakukan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat, perusahaan, hingga gerakan-gerakan yang dilakukan kelompok sukarelawan.
Pemerintah terus memberikan bantuan kepada petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya. Hal itu ditunjukkan dengan pemberian bantuan traktor dan pompa air kepada kelompok tani di aula Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, Senin (17/7/2017).