Antisipasi Banjir, Jalan PUK Sekar Diberi Tembok Karung
Jalan Poros Utama Kacamatan (PUK) Sekar harus diberi tembok karung berisi tanah. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadi luapan air bercampur tanah saat banjir tiba.
Jalan Poros Utama Kacamatan (PUK) Sekar harus diberi tembok karung berisi tanah. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadi luapan air bercampur tanah saat banjir tiba.
Warga Dusun di Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar saat musim hujan rusak parah. Rusaknya jalan karena jalan tertimbun tanah berlumpur.
Menjelang Idul Fitri, tepatnya pada bulan suci ramadhan hari ke 21 hingga malam 29 atau Malem Songo, sebagian warga di Dusun Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar, melakukan nyekar di makam keluarga yang sudah meninggal dunia.
Jalan rusak penghubung Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, menuju Desa Deling, Kecamatan Sekar. Saat ini ditanami pohon pisang oleh warga.
Sumber air sendang yang berada di Dusun Jonoporo, Desa Deling, Kecamatan Sekar, Bojonegoro, memang menawarkan daya tarik tersendiri. Sebab, selain keindahan sumber yang jernih, juga menawarkan pemandangan alam dan udara yang sejuk.
Jalan rusak di Desa Deling, Kecamatan Sekar, yang menjadi akses jalan dusun ke menuju jalan desa, yaitu Dusun Dibal, Ngampel, dan Kedung Gayam, mendapat tanggapan dari pihak kepala desa.
Jalan Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, tepatnya jalan desa yang akan menuju ke dusun-dusun desa tersebut semakin memprihatinkan. Sehingga tidak sedikit warga yang sangat ingin jalan tersebut bisa segera diperbaiki oleh pemerintah.
Setelah beberapa bulan yang lalu harga gabah anjlok, dikarenakan musim panen raya. Kini harga gabah di beberapa tempat mulai merangkak naik.
Hingga saat ini permasalahan mahalnya bibit bawang merah menjelang masa tanam masih menjadi momok yang menakutkan bagi para petani bawang di Kecamatan Sekar.
Daerah Atas Angin, selalu memberikan manfaat bagi warga setempat. Baik sebelum menjadi tempat wisata hingga saat ini. Dulu sebelum diresmikanya Wisata Negeri Atas Angin pada tanggal 1 Januari 2015, masyarakat setempat pernah membabat lahan Perhutani di tempat tersebut untuk ditanami jagung dan tanaman lainya.