Inilah Data Pilkades Serentak Gelombang II
Sebanyak 156 desa di 27 kecamatan di Bojonegoro bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II pada 26 Juni 2019 mendatang.
Sebanyak 156 desa di 27 kecamatan di Bojonegoro bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II pada 26 Juni 2019 mendatang.
Seluruh anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 bersumber dari Alokasi Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Sebanyak 156 desa di 27 kecamatan di Bojonegoro bakal melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II pada 26 Juni 2019 mendatang.
Banjir yang melanda Kabupaten Bojonegoro, mengakibatkan seratusan hektar lahan pertanian milik warga terendam. Puluhan hektar sawah sudah dalam masa panen, dan hanya beberapa hektar sawah yang sudah masa tanam kembali.
Banjir yang telah menggenangi berbagai titik di Kecamatan Bojonegoro dan sekitarnya pada Rabu (6/3/2019) pagi hingga dini hari tak hanya menggenangi jalan, persawahan dan permukiman warga tapi juga tempat pemakaman umum (TPU). Akibatnya, ada satu jenazah yang terpaksa dimakamkan di desa lain.
Usai banjir bandang Rabu (6/3/2019) dini hari tadi, warga beberapa desa yang ada di Kecamatan Dander, pagi ini mulai membersihkan material lumpur yang sempat menggenangi rumah maupun perabotan milik warga.
Banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Dander selain merendam rumah warga, juga menggenangi beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN) di beberapa desa. Seperti SDN Kunci 1, SDN Sumberarum II dan SDN Sumberarum III.
Satu lembaga Pos Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mawar di Desa/Kecamatan Dander terpaksa diliburkan, lantaran tempat untuk pembelajarannya harus dibersihkan dari material lumpur akibat banjir bandang yang terjadi semalam.
Hujan lebat yang turun pada Selasa (5/3/2019) dini hari di wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro, menyebabkan banjir bandang, sehingga menggenangi jalan dan sebagian rumah warga yang ada di Kecamatan Dander dengan ketinggian air sekitar 40 centimeter.
Kerupuk tahu memang menjadi oleh-oleh khas dari beberapa kota, namun di Bojonegoro, juga ada tempat produksi kerupuk tahu. Tepatnya, berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem.